Berada di Lahan 500 Hektar, Sirkuit F1 Bintan Akan Seperti Apa?

- Admin

Jumat, 18 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titik koordinat untuk pembangunan Bintan International Circuit sudah ditentukan. Pembangunan sirkuit internasional ini akan memanfaatkan luas lahan mencapai 500 hektar di kawasan pariwisata Bintan Resort, di Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau. Foto: MPR

Titik koordinat untuk pembangunan Bintan International Circuit sudah ditentukan. Pembangunan sirkuit internasional ini akan memanfaatkan luas lahan mencapai 500 hektar di kawasan pariwisata Bintan Resort, di Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau. Foto: MPR

INIKEPRI.COM – Titik koordinat untuk pembangunan Bintan International Circuit sudah ditentukan.

Pembangunan sirkuit internasional ini akan memanfaatkan luas lahan mencapai 500 hektar di kawasan pariwisata Bintan Resort, di Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo menuturkan khusus untuk sirkuit dan tribun, sudah disiapkan lahan seluas 75 hingga 100 hektar yang memungkinkan panjang lintasan sirkuit bisa dibangun mencapai 5,2 Km.

Bintan International Circuit memiliki prospek yang sangat menjanjikan dengan lokasi sangat strategis, hanya memerlukan waktu sekitar 18 menit dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam, 30 menit dari pelabuhan Ferry Batam Center, 40 menit dari Nagoya Pusat belanja.

Jaraknya juga hanya 45 menit dari Harbour Bay Batam, serta sekitar 45 menit dari Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang.

Lokasinya yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, menjadikan industri pariwisata di Bintan sangat kompetitif.

Terlebih, jelas Bamsoet, Sirkuit Sepang di Malaysia sejak tahun 2018 sudah tidak lagi menyelenggarakan Formula 1. Bintan International Circuit juga tidak akan menjadi saingan Singapura yang rutin menyelenggarakan Formula 1.

“Malah justru Gallant Venture Pte LTD dan IMI akan bekerja sama dengan Singapura agar kedepannya penyelenggaraan Formula 1 bisa diselenggarakan di Bintan, dengan dukungan dari Singapura.

Baca Juga :  Ansar Serahkan Bantuan Pertanian dan Hibah Rumah Ibadah di Tambelan

Sehingga Singapura tidak perlu lagi menutup jalan raya dan menutup mall dan toko-toko dengan biaya kompensasi yang sangat besar untuk menyelenggarakan Formula 1,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (17/3/2022).

Usai menentukan titik koordinat pembangunan Bintan International Circuit, di Bintan, hari ini, Ketua MPR RI ini menjelaskan, master plan pembangunan Bintan International Circuit rencananya terbagi dalam lima zona. Yakni Fast Zone (race circuit), Water Sport Zone, Residential Zone, Mixed Used Zone, dan Eco Zone.

Designnya dipercayakan kepada konsultan internasional dari Inggris, Populous. Rekam jejaknya tidak perlu diragukan, karena telah banyak mendesain arena motorsport di berbagai negara dunia, antara lain Silverstone Circuit, Alabama Motorsports Park Circuit, Dubai Autodrome and Business Park, Iceland Motopark, The Circuit of Wales, hingga The London Grand Prix.

“Pembangunan Fast Zone (race circuit) akan memanfaatkan lahan seluas 75 hingga 100 hektar dengan target sertifikasi lintasan sirkuit Grade One. Selain untuk Formula 1, juga bisa digunakan untuk menggelar berbagai kejuaraan balap dunia seperti Formula 1, Formula 2, Formula 3, GT3, World Endurance Championship, V8 Supercars, World Touring Car Cup, hingga Nascar Oval. Semakin menempatkan Bintan dan Kepulauan Riau dalam peta olahraga otomotif dunia,” jelas Bamsoet.

Baca Juga :  Masyarakat Kelong Antusias Menyambut Kunjungan Kerja Gubernur Ansar

Ketua DPR RI ke-20 ini menerangkan, selain lintasan sirkuit berkelas internasional, Bintan International Circuit juga didukung panorama alam yang eksotik berupa bentang pantai, kontur perbukitan, perkebunan, hingga kanal buatan yang langsung menembus dari laut ke kawasan arena sirkuit sehingga bisa menampung ratusan yacht.

Karena panorama alam yang eksotik, penonton bisa menyaksikan balapan di sirkuit melalui bukit yang indah. Diperkuat keberadaan entry plaza, signature bridge, car parking, hingga site links.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan untuk di areal Water Sport, akan dibuat ombak buatan untuk menunjang kegiatan beach volley ball hingga white water rafting/slalom centre. Sedangkan Eco Zone berupa mountain biking, trekking/hiking, viewpoint resorts, villas, ropeway, sky bridge, nature trail, bird watching, hotels, café/restaurant, mountain sports institute, hingga plantation/edible landscape.

“Sedangkan di kawasan Mixed Used Zone akan terdapat penginapan hingga kuliner Nusantara dengan memanfaatkan potensi UMKM setempat. Ditunjang kehadiran museum otomotif yang menampilkan berbagai kendaraan klasik hingga modern yang pernah memeriahkan dunia otomotif Indonesia, sekaligus sebagai bagian dari edukasi otomotif terhadap berbagai kalangan generasi bangsa,” tutur Bamsoet.

Baca Juga :  Polri Gagalkan Penyelundupan 237.305 Benih Lobster di Perairan Bintan

Sebagai informasi, Bamsoet bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, CEO Gallant Venture Pte LTD Eugene Cho Park, dan Executive Director of Gallant Venture Pte LTD Frans Gunara melakukan seremonial penentuan titik koordinat pembangunan Bintan International Circuit, yang berada tepat di bibir pantai Bintan.

Turut hadir Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, CEO Gallant Venture Pte LTD Eugene Cho Park, Executive Director of Gallant Venture Pte LTD Frans Gunara, Group General Manager Bintan Resort Cakrawala Abdul Wahab, Director Populous Andrew James.

Ada juga Pangkogabwalhan I Laksamana Madya TNI Muhammad Ali, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Gerry Yasid, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Manalu, Wakapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Rudi Pranoto, Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan, dan Ketua KONI Kepulauan Riau Usep RS.

Hadir pula pengurus IMI Pusat antara lain, Badan Pembina Tinton Soeprapto, Badan Penasihat Robert Kardinal, Bendahara Umum Iwan Buana, Wakil Ketua Umum Hubungan Antar Lembaga Junaidi Elvis, Komunikasi dan Media Hasby Zamri, serta Ketua IMI Kepulauan Riau Rizki Faisal. (DI/DETIK)

Berita Terkait

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Ribuan Manusia Padati Jalan Sehat Kerukunan HAB ke-80 Kemenag di Bintan
Polres Bintan Gagalkan Dugaan Pengiriman 9 CPMI Nonprosedural ke Malaysia Lewat Jalur Laut
Kakan Kemenag Bintan Buka MUSDAGAB VI Hidayatullah se-Kepulauan Riau
Menpar RI Tetapkan Treasure Bay Bintan sebagai Daya Tarik Wisata Terbaik Nasional
ITTU PET Perkuat Kepedulian Sosial–Lingkungan Lewat Program KolaboraSEA Energy
Dinas Perkim Kepri Telah Rampungkan 80 Persen Pembangunan RTLH di Kabupaten Bintan
Bintan Marathon 2025 Perkuat Citra Kepri sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Minggu, 11 Januari 2026 - 10:26 WIB

Ribuan Manusia Padati Jalan Sehat Kerukunan HAB ke-80 Kemenag di Bintan

Rabu, 31 Desember 2025 - 13:04 WIB

Polres Bintan Gagalkan Dugaan Pengiriman 9 CPMI Nonprosedural ke Malaysia Lewat Jalur Laut

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:00 WIB

Kakan Kemenag Bintan Buka MUSDAGAB VI Hidayatullah se-Kepulauan Riau

Senin, 8 Desember 2025 - 07:26 WIB

Menpar RI Tetapkan Treasure Bay Bintan sebagai Daya Tarik Wisata Terbaik Nasional

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB