Wisman ke Pulau Bintan dan Batam Tetap Wajib Tes PCR

- Publisher

Kamis, 24 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang. Foto: Istimewa

Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan wisatawan mancanegara (Wisman) yang akan berkunjung ke Pulau Bintan yakni Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, serta Kota Batam tetap wajib mengikuti tes usap PCR ketika tiba di pelabuhan internasional.

Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Muhamad Darwin dilansir dari ANTARA mengatakan, kebijakan untuk wisman yang berkunjung ke Pulau Bintan dan Batam tidak menggunakan skema travel bubble atau gelembung perjalanan wisata di kawasan pariwisata terpadu. Kebijakan terbaru pemerintah pusat yakni memberi kebebasan kepada wisman, namun tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan.

Menurut dia, bagi seluruh wisman wajib tes usap dengan metode PCR setelah tiba di pelabuhan internasional, namun dapat menunggu hasil tes itu di kamar hotel.

BACA JUGA:  Tiga Kabupaten di Kepri Nol Kasus COVID-19

Setelah tiga hari, wisman dapat tes PCR kembali, yang hasilnya bisa dipergunakan sebagai syarat kembali ke negaranya atau berwisata ke daerah lainnya di Indonesia.

“Syarat ini belum dicabut, meski lebih ketat dibanding Pemerintah Singapura yang sudah tidak memberlakukan tes usap PCR. Singapura hanya memberlakukan tes antigen secara mandiri tanpa karantina,” ujarnya, di Tanjungpinang, Rabu 23 Maret 2022.

Terkait rencana pembukaan di sejumlah pelabuhan internasional di Pulau Bintan dan Batam, Darwin mengatakan jadwal pembukaan pelabuhan itu disesuaikan dengan kebijakan Pemerintah Malaysia, yang mulai membuka akses untuk warganya yang ingin berwisata ke luar negeri seperti Indonesia mulai 1 April 2022.

BACA JUGA:  Seluruh Sekolah di Batam Telah Terapkan PTM

Pemerintah pusat membuka akses bagi wisatawan asal 25 negara, termasuk negara-negara dalam ASEAN, seperti Singapura, Vietnam, Thailand dan Malaysia, Brunei Darusalam untuk berwisata di Bali, Pulau Bintan dan Batam.

“Jadi, pembukaan pelabuhan internasional di Pulau Bintan dan Batam bukan semata-mata menyambut kedatangan wisatawan asal Malaysia, melainkan juga negara lainnya,” ucapnya.
Ke-25 negara yang mendapatkan fasilitas bebas visa kunjungan yakni Kamboja, Amerika Serikat, Arab Saudi, China, Australia, Belanda, Brunei Darussalam, Filipina, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Laos, Malaysia, Meksiko,Myanmar, Perancis, Singapura, Spanyol, Thailand, Vietnam, dan Taiwan.

BACA JUGA:  Dinkes Ajak Optimalkan Pendekatan Konvergensi Untuk Percepatan Penurunan Stunting di Tanjungpinang

Delapan pelabuhan berskala internasional di Pulau Bintan dan Kota Batam yang dibuka yakni Pelabuhan Nongsa Terminal Bahari, Pelabuhan Internasional Batam Centre, Pelabuhan Internasional Sekupang, Pelabuhan Citra Tri Tunas, Pelabuhan Marina Teluk Senimba. Kemudian Pelabuhan Bandar Bentan Telani, Pelabuhan Bandar Seri Udana Lobam, dan Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Tanjungpinang.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga masih melobi pemerintah pusat agar Kabupaten Karimun dan Kabupaten Kepulauan Anambas dapat menerima wisman.

“Kami mengupayakan agar Karimun dan Anambas juga sebagai pintu masuk kedatangan wisman,” kata Ansar. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru