GPR Gelar Aksi di Bright PLN Batam

- Admin

Jumat, 25 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Pemuda Revolusioner (GPR) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Bright PLN Batam, Kota Batam, Jumat 25 Maret 2022.  Foto: INIKEPRI.COM

Gerakan Pemuda Revolusioner (GPR) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Bright PLN Batam, Kota Batam, Jumat 25 Maret 2022. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Gerakan Pemuda Revolusioner (GPR) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Bright PLN Batam, Kota Batam, Jumat 25 Maret 2022.

Aksi digelar untuk menyampaikan aspirasi mengenai penetapan kWh yang memberatkan masyarakat perumahan subsidi dan pemadaman listrik yang tidak profesional.

Koordinator lapangan GPR, Zulfikar Rahman menyampaikan bahwa rasa kekecewaan terhadap PT Bright PLN Batam yang bekerja tidak profesional.

“Hal ini terlihat bagaimana Bright PLN Batam menetapkan kWh listrik masyarakat bagi perumahan subsidi yang tinggi dan hal itu disamaratakan dengan perumahan elit lainnya,” kata Zulfikar, kepada INIKEPRI.COM.

Baca Juga :  GPR Kepri: PLT Bupati Harus Tindak Tegas Pengusaha yang Tidak Tertib Administrasi
Gerakan Pemuda Revolusioner (GPR) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Bright PLN Batam, Kota Batam, Jumat 25 Maret 2022. Foto: INIKEPRI.COM

Hal ini, lanjut dia, tentu merugikan masyarakat apalagi di kondisi pandemi saat ini, seharusnya Bright PLN mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Masyarakat sangat dibebankan ketika kWh listrik disamaratakan dengan perumahan elit lainnya. Jelas secara pemakaian berbeda namun harus membayar beban yang sama,” jelasnya.

Dalam aksi ini juga, GPR menantang PT Bright PLN Batam untuk beradu data mengenai penetapan kWh perumahan subsidi yang memberatkan masyarakat.

Data tersebut dikumpulkan berdasarkan hasil investigasi dan penyampaian aspirasi dari masyarakat mengenai beban listrik yang tinggi harus dibayarkan oleh mereka padahal penggunaan listrik tergolong tidak banyak.

Baca Juga :  FASIDA Tingkatkan Potensi Dirgantara Batam

Selain itu, terdapat permasalahan pemadaman listrik yang dianggap tidak profesional oleh Bright Batam yang mengakibatkan banyak pihak yang dirugikan khususnya masyarakat.

“Tidak sedikit barang elektronik masyarakat rusak akibat pemadaman tersebut, hal ini dianggap aneh ketika masyarakat mendapatkan kerugian lantas bagaimana pihak Bright Batam menindaklanjutinya,” ujar dia lagi.

BACA JUGA:

Dugaan Penyelewengan Kekuasaan oleh BRIGHT PLN dalam Penentuan Listrik di Perumahan Kota Batam

“Pemadaman listrik yang tidak jelas menunjukkan bukti ketidakpastian dalam manajemen di tubuh bright Batam itu sendiri. Lembaga di bawah naungan negara seharusnya bukan melemparkan permohonan maaf melainkan harus memberikan kepastian ganti rugi yang didapat oleh masyarakat akibat tindakan tersebut,” ucap Zulfikar.

Baca Juga :  Satu Penumpang dari Luar Negeri yang Masuk ke Batam hanya Dapat Bawa 2 Handphone

Dengan 3 tuntutan yang telah kami sampaikan kepada Bright PLN Batam, maka kami menunggu dalam 14 hari kerja untuk ditindaklanjuti.

“Apabila tidak kunjung ditindaklanjuti maka kami dari Gerakan Pemuda Revolusioner Kepulauan Riau akan mengawal permasalahan ini sampai ke Kementerian BUMN RI dengan menggelar aksi di pusat untuk menyampaikan bahwa unsur pimpinan Bright Batam tidak mampu menjalankan organisasi dengan baik sehingga menimbulkan kerugian kepada masyarakat. Pimpinan Bright Batam harus segera dievaluasi” tutup Zulfikar. (RP)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB