18 Warga di Kelurahan Kampung Bugis Terima Bantuan RLH

- Publisher

Senin, 28 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 18 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) mendapatkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH). Foto: Istimewa

Sebanyak 18 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) mendapatkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH). Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Sebanyak 18 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) mendapatkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH).

Bantuan yang diberikan tersebut, merupakan hasil kolaborasi PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dengan Direktorat Pengembangan Kawasan Kawasan Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Melalui dana bina lingkungan dengan pola dana bergulir, PT sarana multigriya finansial telah melakukan proses pembangunan baru dan renovasi rumah sebanyak 18 unit, dimulai sejak Oktober 2021 hingga Februari 2022. Proses pembangunan telah selesai 100%.

Tidak hanya itu, PT sarana multigriya finansial juga memberikan bantuan sosial berupa bahan pangan bagi warga terdampak pandemi COVID-19 di wilayah kelurahan kampung bugis.

Peresmian hasil pembangunan RLH dan penyerahan bantuan sosial bagi warga terdampak pandemi COVID-19 ini telah dilakukan pada Jumat (25/3/2022) kemarin.

BACA JUGA:  Perjuangkan Pembangunan Embung Air Baku di Kawasan MAN Insan Cendikia Batam, Cen Sui Lan: Dibangun 2024

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah yang hadir saat peresmian hasil pembangunan RLH dan penyerahan bansos itu, menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT sarana multigriya finansial dan kementerian PUPR yang telah memberikan bantuan bagi warga penerima manfaat di kelurahan kampung bugis.

Ia menilai program bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian para pihak dalam mewujudkan lingkungan serta hunian yang layak bagi masyarakat.

“Terima kasih dan apresiasi kepada kementerian PUPR dan PT sarana multigriya finansial atas program bantuan mewujudkan hunian yang nyaman bagi warga penerima manfaat dan juga bantuan sembako bagi warga terdampak COVID-19,” ucap Endang.

Perwakilan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Istriana mengucapkan terima kasih atas dukungan pemko Tanjungpinang yang telah melakukan berbagai kegiatan dalam mewujudkan kawasan yang layak huni, tertata bersih, dan nyaman.

BACA JUGA:  Seragam Baru, Semangat Baru: Wali Kota Lis Serahkan Bantuan Sekolah Gratis

Komitmen pemko Tanjungpinang dalam menangani kawasan pemukiman kumuh terintegrasi dan berkelanjutan ini, sudah sepantasnya dapat dijadikan contoh bagi kota dan kabupaten lainnya.

“Harapan saya kolaborasi seperti ini dapat terus berkesinambungan. Kepada masyarakat penerima manfaat diminta agar memelihara aset yang telah dibangun. Rawat dan manfaatkan fasilitas bangunan ini dengan sebaik-baiknya,” pesan dia.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat Julisman warga kelurahan kampung bugis, mengaku bersyukur karena mendapatkan bantuan rumah layak huni ini.

Ia berharap ke depan akan ada lagi program bantuan seperti ini, supaya warga lainnya yang membutuhkan bisa ikut merasakan program bantuan ini.

“Saya pribadi dan mewakili penerima bantuan RLH sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang menjadikan rumah kami yang tadinya tidak layak menjadi hunian yang layak, nyaman dan aman keluarga kami,” ucap Julisman, Minggu (27/3/2022).

BACA JUGA:  Hasan Akan Tertibkan Tiang dan Kabel Semrawut di Tanjungpinang, untuk Keindahan Kota

Sebagai informasi, PT sarana multi infrastruktur (Persero) yang telah berkolaborasi melalui APBD kota dan CSR telah menangani pengurangan luasan kawasan kumuh di kota Tanjungpinang, sejak 2017 mencapai 49,84 hektar, 2018 mencapai 36,05 hektar, 2019 mencapai 27,33 hektar.

Kemudian, di 2020 capaian pengurangan luasan kumuh mencapai 20,83 hektar, dan 2021 mencapai 2,63 hektar.

Di samping itu, kolaborasi penanganan perumahan kumuh dan pemukiman kumuh telah dilaksanakan pada 2018 berlokasi di kelurahan kampung bugis, 2020 di kelurahan senggarang, dan pada 2021 hingga 2022 dilaksanakan di kelurahan Penyengat. (RBP)

Berita Terkait

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang
22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan
Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Berita Terbaru