Kuota PBI BPJS Tanjungpinang 35.000, Pemko Akan Bentuk Tim Percepatan

- Publisher

Jumat, 1 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tanjungpinang menggelar rapat Forum Komunikasi Bersama Pemangku Kepentingan Utama Pemerintah Kota Tanjungpinang, di ruang rapat Engku Putri Raja Hamidah, kantor wali kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Foto: Istimewa

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tanjungpinang menggelar rapat Forum Komunikasi Bersama Pemangku Kepentingan Utama Pemerintah Kota Tanjungpinang, di ruang rapat Engku Putri Raja Hamidah, kantor wali kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tanjungpinang menggelar rapat Forum Komunikasi Bersama Pemangku Kepentingan Utama Pemerintah Kota Tanjungpinang, di ruang rapat Engku Putri Raja Hamidah, kantor wali kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (31/3/2022).

Gelaran forum tersebut dalam rangka percepatan Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kepesertaan semesta program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di kota Tanjungpinang.

Sekda Kota Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari mengatakan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) nomor 8 tahun 2020, target kepesertaan JKN mencakup 98% penduduk Indonesia pada 2024.

Di Tanjungpinang, data per 1 Maret 2022 ada sebanyak 87,57% penduduk yang telah menjadi peserta program JKN-KIS. Ini berarti, untuk menuju UHC kota Tanjungpinang dari target 98% penduduk, masih terdapat selisih 23.760 jiwa yang belum terdaftar JKN.

BACA JUGA:  DLH Beri Penguatan Kapasitas Kepada Calon Proklim Lestari

“Artinya, ada 23.760 jiwa yang belum terdaftar. Ini akan kita upayakan secara bertahap, mengingat APBD kita juga terbatas,” ucap Teguh.

Dalam forum itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, dr Fauzi Lukman Nurdiansyah menuturkan secara poin kita ingin mengejar UHC atau cakupan semesta, di mana seluruh masyarakat tercover dalam JKN KIS.

Untuk kota Tanjungpinang sendiri, cakupan kepesertaan masih ada kuota 35.832 orang yang bisa menjadi peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS kesehatan.

“Berarti masih ada kuota bagi 35.000 lagi yang iurannya ditanggung pemerintah. Ini bisa dikejar,” ucapnya.

Namun, kata Fauzi, untuk mengejar kuota itu nanti, tentu tindak lanjut teknis di lapangan, dinsos bersama OPD terkait. Pihaknya, akan membantu mengejar kouta tadi.

BACA JUGA:  Sidang Korupsi Apri Sujadi, 2 Nama Pejabat Kepri Disebut-sebut

“Kita coba bantu kejar untuk memenuhi kuota tadi. Dengan harapan, kita bisa mengejar capaian cakupan UHC sesuai target pusat pada 2024. Artinya, tinggal 2 tahun lagi,” ucapnya.

Sementara Kepala Bappelitbang Kota Tanjungpinang, Surjadi mengusulkan untuk mengejar kouta 35.000 itu harus ada percepatan dengan membentuk tim terpadu, dinsos utamanya. Karena, kita harus mendata terlebih dahulu setiap warga yang masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

“Kuota 35 ribu ini peluang, jadi perlu tim percepatan untuk mengindentifikasikan mana yang belum tercover PBI BPJS dan berapa yang sudah tercover. Sisanya, bisa kita cover lewat APBD,” ucapnya.

BACA JUGA:  Provinsi Kepri Masih Punya Stok 300 Ribu Dosis Vaksin

Menurutnya, tim percepatan ini penting, karena basis data DTKS yang 24.000 itu per kepala keluarga (KK), jadi harus didata per orangnya.

“Tindak lanjutnya nanti, tim koordinasi penanggulangan kemiskinan akan mengadakan rapat khusus untuk mengurai masalah ini bersama OPD dan pihak terkait,” ucapnya.

Dalam forum ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro, Hamalis, Plt. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Tamrin Dahlan, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Elfiani Sandri.

Dan Sekretaris Dinas Sosial, Hardianto, memberikan berbagai masukan dan saran untuk mengejar kuota cakupan kepesertaan PBI BPJS, sehingga target menuju UHC kota Tanjungpinang tercapai. (RBP)

Berita Terkait

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:35 WIB

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Berita Terbaru