Maling Kripto Turki Ini Dituntut Penjara 40.000 Tahun

- Publisher

Minggu, 3 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pendiri dan eksekutif platform jual-beli cryptocurrency Thodex yang sedang buron dan menghilang dituntut jaksa Turki hukuman penjara ribuan tahun.

Dilaporkan Kantor Berita Demiroren, dikutip dari The Star, Jumat (1/4/2022), Jaksa mengajukan dakwaan terhadap penjara hingga 40.654 tahun untuk masing-masing 21 terdakwa Thodex,.

CEO Thodex Faruk Fatih Ozer berusia 28 tahun telah menghilang setahun terakhir dan jadi buronan setelah dideteksi pernah ke Bandara Istanbul pada April 2021.

BACA JUGA:  Kejutan bjb Eduprize, Bayar Kuliah dapat Hadiah!

Tim Polisi Turki telah terbang keempat negara termasuk Albania untuk mencarinya tetapi gagal.

Thodex menjadi sorotan pada April 2021 lalu ketika salah satu paltform jual beli cryptocurrency terbesar di Turki ini menghentikan sementara transaksi pengguna dan menjanjikan akan mengembalikan dana pengguna.

BACA JUGA:  Lewat ASEAN Business Advisory Council, Kadin Perluas Penggunaan QR Code

Aplikasi ini disebut memiliki 400.000 anggota dan banyak warga Turki yang tergiur menggunakan aplikasi ini karena promosi pembelian Dogecoin dengan potongan harga tetapi tidak boleh menjualnya.

Faruk Fatih Ozer disebut melarikan di keluar negeri dengan membawa aset investor senilai US$2,6 miliar atau setara Rp 37,2 triliun (asumsi Rp 14.300/US$), menurut laporan Chainalysis.

BACA JUGA:  Desil 9-10 Bakal Tak Bisa Beli Pertalite Bersubsidi, Siapa Saja yang Masuk Kategori Ini?

Disebutkan Thodex bertanggung jawab 90% daari total nilai yang hilang secara global dari aksi ini. Para terdakwa dituduh mendirikan organisasi kriminal, penipuan melalui sistem informatika dan pencucian uang dari kegiatan kriminal. (RP/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Pertimbangkan Bangun Pembangkit Listrik Bertenaga Nuklir di Batam
IHSG Anjlok 1,22 Persen ke Level 5.373, Investor Cermati Agenda Ekonomi Global
Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul
Kabar Baik bagi Pelanggan PLN Batam! Kompensasi Blackout Otomatis Masuk Tagihan November
Danantara Ambil Alih Pengelolaan PLN Batam, Keandalan Listrik Jadi Taruhan
80 UMKM Batam Ikuti Sampiran Project 2026, Literasi Digital Jadi Kunci Perluas Pasar
Biaya Haji 2027 Resmi Disepakati Rp98,46 Juta, Pelunasan Turun Jadi Rp23,24 Juta
Gas Natuna Selangkah Lagi Mengalir ke Batam, Pipa Bawah Laut WNTS–Pemping Berhasil Diuji
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Pertimbangkan Bangun Pembangkit Listrik Bertenaga Nuklir di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:00 WIB

IHSG Anjlok 1,22 Persen ke Level 5.373, Investor Cermati Agenda Ekonomi Global

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Kabar Baik bagi Pelanggan PLN Batam! Kompensasi Blackout Otomatis Masuk Tagihan November

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Danantara Ambil Alih Pengelolaan PLN Batam, Keandalan Listrik Jadi Taruhan

Berita Terbaru