Ditawari Jabatan, Setelah Mencuri Uang Kripto Sejumlah Rp8,8 T

- Publisher

Jumat, 20 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Cointelegraph)

(Foto: Cointelegraph)

INIKEPRI.COM – Baru-baru ini terjadi peretasan cryptocurrency alias mata uang kripto senilai $610 juta atau sekira Rp8,8 T di perusahaan Poly Network.

Namun, bukannya akan membawa si pelaku pencurian ke ranah hukum, Poly Network justru menawarkan jabatan kepada pembobol celah keamanannya.

Poly Network menawarkan kepada peretas tersebut jabatan sebagai Kepala Penasihat Keamanan perusahaan. Selain itu, Poly Network juga mengusulkan untuk memberi Mr. White Hat–panggilan si peretas– ‘hadiah bug’ sebesar $500.000 (sekitar Rp7,2 M), untuk mengembalikan cryptocurrency yang telah diretas, serta mengundang mereka untuk bekerja di perusahaan.

BACA JUGA:  Kloter Pertama Jemaah Haji 2020 Tiba di Mekkah, Alhamdulillah!

“Poly Network tidak bermaksud untuk meminta #mrwhitehat bertanggung jawab secara hukum dan dengan hormat mengundangnya untuk menjadi Kepala Penasihat Keamanan kami. Hadiah $500.000 sedang dalam perjalanan. Apa pun yang #mrwhitehat pilih untuk dilakukan dengan uang itu pada akhirnya, kami tidak keberatan,” cuit Poly Network di Twitter, dilansir dari HOPS.ID, Kamis 19 Agustus 2021.

Melansir laman Independent, Poly Network mengatakan mereka memberi $500.000 itu sebagai penghargaan kepada peretas karena aksinya jadi telah menunjukkan kerentanan keamanan dalam sistem atau perangkat lunak perusahaan.

Sebelumnya, perusahaan secara terbuka mengungkapkan terjadi peretasan besar pada 10 Agustus lalu dan meminta uang itu dikembalikan kepada mereka. Proses itu dimulai keesokan harinya dengan uang yang dikembalikan ke perusahaan sedikit demi sedikit, yang mengatakan bahwa mereka telah melihat semua kecuali $33 juta dalam bentuk koin Tether beku yang dikembalikan. Tetapi lebih dari $200 juta dana ditinggalkan oleh peretas di akun terkunci yang memerlukan kata sandi untuk mengaksesnya.

BACA JUGA:  Koin Kripto Bernilai Rp1,48 T Raib Digondol 'Maling'

“Kami telah melakukan upaya terus-menerus untuk membangun pemahaman dengan Mr. White Hat dan benar-benar berharap Mr. White Hat akan mentransfer kunci pribadi sesegera mungkin sehingga kami dapat mengembalikan kendali aset penuh kembali ke pengguna secepat mungkin,” kata Poly Network.

BACA JUGA:  Kisah Sedih Seorang Istri, Dipoligami Suami Lalu Dipukuli oleh Istri Kedua

“Sekali lagi, penting untuk menegaskan kembali bahwa Poly Network tidak bermaksud meminta pertanggungjawaban Mr. White Hat secara hukum, karena kami yakin bahwa Mr. White Hat akan segera mengembalikan kendali penuh atas aset ke Poly Network dan penggunanya,” lanjut perusahaan tersebut.

“Seperti yang telah kami nyatakan dalam pengumuman sebelumnya dan pesan terenkripsi yang telah dipublikasikan, kami berterima kasih atas kontribusi luar biasa Mr. White Hat untuk peningkatan keamanan Poly Network,” tambahnya. (AFP/HOPS)

Berita Terkait

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:40 WIB

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru