Pengembang Asal Batam Winner Group Melantai di Bursa, Harga IPO Rp100/Saham

- Admin

Rabu, 20 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Winner Group. Foto: Istimewa

Winner Group. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Jadwal pencatatan saham perdana PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) atau Winner Group di Bursa Efek Indonesia (BEI) mundur dari jadwal awal yang ditetapkan.

Selain itu, harga penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) perusahaan telah ditetapkan sebesar Rp 100 per unit.

Berdasarkan prospektus, diketahui bahwa WINR akan melepas saham sebanyak 1,5 miliar unit atau setara 28,65% dari modal yang ditempatkan dan disetor perusahaan setelah IPO.

“Jumlah seluruh nilai Penawaran Umum Perdana Saham ini adalah sebanyak Rp 150 miliar,” tulis perusahaan, dikutip Selasa (19/4/2022).

Winner Nusantara Jaya juga akan menerbitkan Waran Seri I sebanyak 1,3 miliar unit atau setara 34,80% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran disampaikan.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2024 Diperkirakan 5,2 Persen

Penerbitan dilakukan menyertai IPO dan membuat pemegangnya berhak atas pembelian Saham Biasa Atas Nama yang bernilai nominal Rp 20 setiap sahamnya dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp 250.

Sehingga seluruhnya adalah sebanyak Rp 325 miliar, yang dapat dilakukan selama masa berlakunya waran yaitu selama 3 tahun di mana pelaksanaannya terhitung 6 (enam) bulan sejak diterbitkannya waran yaitu dimulai sejak tanggal 25 Oktober 2022 sampai dengan 24 April 2025.

Setiap pemegang 15 (lima belas) saham baru Perseroan berhak memperoleh 13 (tiga belas) waran di mana setiap 1 (satu) waran memberikan hak kepada pemegang untuk membeli 1 (satu) saham baru Perseroan yang dikeluarkan dari portepel.

Masa penawaran umum perdana saham WINR berlangsung pada 19 – 21 April. Setelah itu, penjatahan akan dilakukan pada 21 April. Distribusi saham dan pengembalian uang pesanan berlangsung pada 22 April.

Baca Juga :  Sepanjang 2024, KEK Berhasil Himpun Investasi Rp82,6 Triliun

Saham perusahaan yang bergerak dalam bidang property dan real estate asal Batam itu akan dicatat pada BEI pada 25 April atau sepekan jelang Idulfitri.

“Perseroan juga akan mencatatkan seluruh saham biasa atas nama pemegang saham sebelum Penawaran Umum Perdana Saham sebanyak 3,735 miliar saham atau 71,348% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan,” tulisnya.

Adapun dana hasil IPO akan digunakan Winner Nusantara Jaya sebesar Rp 100 miliar untuk membeli tanah, maksimal pada akhir kuartal III/2022.

Rinciannya, dana Rp 70 miliar untuk membeli tanah di Kota Batam dan sekitarnya dengan total seluas 10 hektare, yang akan dikembangkan dengan konsep mixed used.

Baca Juga :  bank bjb Sabet 8 Penghargaan di 12th Infobank Digital Brand Recognition 2023

Kemudian, Rp 30 miliar untuk membeli tanah di Kabupaten Bogor dan sekitarnya dengan total seluas 7 ribu meter persegi yang akan dikembangkan dengan konsep hunian atau residensial.

Sisanya, dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja perusahaan dan anak-anak usahanya.

Sedangkan dana yang diperoleh Perseroan dari pelaksanaan Waran Seri I, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja Perseroan.

Perseroan telah menunjuk PT Artha Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Serta, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, PT Panca Global Sekuritas, dan PT Yuanta Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi efek. (DI/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Batam menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026
Pemprov Kepri Resmi Tetapkan UMP 2026, Naik 7,06 Persen
UMK Batam 2026 Resmi Rp5.357.982, Berlaku Mulai Januari
Pelantikan Kadin Batam, Sekda Firmansyah Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Amsakar–Li Claudia Resmikan K Square, Perkuat Batam sebagai Kota Perdagangan dan Pariwisata
Forbes Rilis Daftar 5 Orang Terkaya Dunia per Desember 2025
Cerita Lengkap Perjalanan BTN Menyalurkan KPR Sejak 1976, Kini Tembus Rp504 Triliun untuk 5,7 Juta Rumah
BTN Borong Penghargaan: Nixon LP Napitupulu hingga jajaran Direksi Raih Prestasi 2025

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:19 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Batam menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:10 WIB

Pemprov Kepri Resmi Tetapkan UMP 2026, Naik 7,06 Persen

Kamis, 25 Desember 2025 - 06:49 WIB

UMK Batam 2026 Resmi Rp5.357.982, Berlaku Mulai Januari

Selasa, 23 Desember 2025 - 10:00 WIB

Pelantikan Kadin Batam, Sekda Firmansyah Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 19 Desember 2025 - 18:22 WIB

Amsakar–Li Claudia Resmikan K Square, Perkuat Batam sebagai Kota Perdagangan dan Pariwisata

Berita Terbaru