Di El Salvador, Jual Beli di Pasar Kaki Lima Bisa Pakai Uang Kripto

- Publisher

Senin, 20 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di El Salvador, Jual Beli di Pasar Kaki Lima Bisa Pakai Uang Kripto. Foto: Istimewa

Di El Salvador, Jual Beli di Pasar Kaki Lima Bisa Pakai Uang Kripto. Foto: Istimewa

Gerakan Bitcoin di El Salvador berawal di El Zonte, sebuah kota kecil di pantai selatan tempat berselancar dan memancing.

Pada tahun 2019, seorang donor anonim tiba-tiba saja membagi-bagikan mata uang kripto ke sejumlah warga dengan nilai yang cukup besar.

Tidak ada yang tahu siapa pemberi uang kripto ini. Si donor ini hanya berpesan bahwa orang yang menyimpan koin digital tersebut tidak boleh menukarnya dengan dolar.

Sejak itulah, di tempat wisata ini, muncul ekosistem sirkular berbasis Bitcoin pertama di dunia. Orang-orang bertransaksi dengan menggunakan Bitcoin – sistem uang internet peer-to-peer. Mulai dari membeli kebutuhan sehari-hari, bertransaksi bisnis hingga penggunaan jasa.

BACA JUGA:  Bitcoin Anjlok, 5 Negara Bakal Bangkrut

Ide ini memang radikal. Padahal di seluruh dunia Bitcoin hanya dapat digunakan untuk jual-beli online saja.

El Zonte sejauh ini telah menerima sekitar USD 350.000 (Rp 5,1 miliar) dari sang dermawan anonim. Jumlah ini cukup signifikan untuk kota yang kumuh namun indah ini. Sekarang El Zonte terkenal dengan sebutan Pantai Bitcoin.

Pandemi COVID-19

Semua berawal saat Pandemi COVID-19 dua tahun lalu. Katerina Contreras, warga di pantai tersebut mendapat penawaran mengikuti pelatihan menjadi penjaga pantai. Namun anehnya, bayaran untuk mengikuti pelatihan ini menggunakan mata uang Bitcoin.

BACA JUGA:  Kripto Masih Anjlok! Bitcoin Terpuruk di Level Rp 500 Juta

”Kemudian selama enam bulan kami bekerja sebagai penjaga pantai, gaji yang kami terima dengan Bitcoin,” kata Katerina.

Tak hanya Katerima, nyaris semua warga saat itu mendapat penawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji Bitcoin. Selain itu tiba-tiba saja sejumlah kafe dan warung makan membuka pembayaran dengan Bitcoin.

Akibatnya, demam Bitcoin pun melanda warga El Zonte. Apalagi tiba-tiba saja ada donatur yang memberikan uang bitcoin ini dengan cuma-cuma dan jumlah yang cukup besar.

BACA JUGA:  Pemilik Bitcoin Terkaya di Bumi Meninggal, Nasib Warisannya Bikin Puyeng!

Dampak dari tren Bitcoin ini ternyata meluas ke seluruh dunia. El Zonte pun penuh dengan turis yang memanfaatkan Bitcoin sebagai alat pembayaran. Perekonomian di pantai ini meningkat.

BACA JUGA:

ATM Bitcoin Buatan Netizen Indonesia, Minimal Tukar Hanya Rp1.500

Namun, tetap saja Bitcoin hanya berlaku di sekitar pantai. Ketika menjauh dari pantai, uang yang beredar tetap uang yang berlaku di pasar yaitu uang tunai, baik dolar AS maupun

Dompet Bersubsidi

Berita Terkait

Penggunaan QRIS di Kepulauan Riau Terus Tumbuh, Transaksi Digital Makin Meluas
AS Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026
BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026
Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Pastikan Harga Tetap
Menkeu: Perekonomian Indonesia tidak Suram
Kabar Baik! Batas Lapor SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
Ekspor Listrik Bersih ke Singapura, Batam–Bintan–Karimun Jadi Basis Industri
Di Hadapan Menteri Purbaya, BP Batam Tegaskan Komitmen Benahi Persoalan Investasi

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:24 WIB

Penggunaan QRIS di Kepulauan Riau Terus Tumbuh, Transaksi Digital Makin Meluas

Rabu, 8 April 2026 - 16:10 WIB

AS Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026

Kamis, 2 April 2026 - 20:40 WIB

BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:23 WIB

Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Pastikan Harga Tetap

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:30 WIB

Menkeu: Perekonomian Indonesia tidak Suram

Berita Terbaru