‘Kucing’ Raksasa Ini Kembali ke India, Setelah ‘Hilang’ 70 Tahun

- Publisher

Minggu, 18 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cheetah. Foto: via REUTERS/INDIA'S PRESS INFORMATION BUREAU

Cheetah. Foto: via REUTERS/INDIA'S PRESS INFORMATION BUREAU

INIKEPRI.COM – Delapan Cheetah Afrika kembali hadir di Taman Nasional Kuno, India setelah melalui perjalanan 8.000 kilometer dari Namibia dan menghadapi banyak kritik tajam.

Pasalnya, India mendatangkan hewan tercepat di bumi ini kembali ke India setelah 70 tahun yang juga bertepatan dengan ulang tahun ke-71 Perdana Menteri India, Narendra Modi.


Jika berjalan lancar, para Cheetah ini akan tinggal di hutan India bersama satwa lain seperti macan tutul, beruang sloth, dan hyena belang. Tidak hanya itu, 12 cheetah lainnya diperkirakan akan bergabung dengan populasi Cheetah di India yang masih muda bulan depan dari Afrika Selatan.

BACA JUGA:  Bikin Geger! Ilmuwan AS Ciptakan Makhluk Campuran Manusia-Monyet

India berharap memiliki setidaknya 40 Cheetah dengan dana mencapai 910 juta rupee yang dibiayai oleh perusahaan minyak negara tersebut.

SP Yadav dari National Tiger Conservation Authority mengatakan kepunahan cheetah di India pada tahun 1952 adalah satu-satunya saat negara itu kehilangan spesies mamalia besar sejak kemerdekaan.

BACA JUGA:  Rusia Ingin Hapus Ukraina dari Peta Dunia

“Adalah tanggung jawab moral dan etika kita untuk mengembalikannya,” jelasnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (17/9/2022).

Tetapi beberapa ahli konservasi India menyebut upaya itu sebagai “proyek kesombongan” yang mengabaikan fakta bahwa cheetah Afrika – subspesies yang serupa tetapi terpisah dari cheetah Asia yang terancam punah yang sekarang hanya ditemukan di Iran – bukan asli anak benua India.

Dan dengan 1,4 miliar populasi manusia India yang berebut tanah, para ahli biologi khawatir cheetah tidak akan memiliki cukup ruang untuk berkeliaran tanpa dibunuh oleh pemangsa atau manusia.

BACA JUGA:  Singapura Buka Akses Transit Bagi Pelancong dari Indonesia

India tahun lalu bergabung dengan janji PBB untuk melestarikan 30% wilayah daratan dan lautan pada tahun 2030, tetapi saat ini kurang dari 6% wilayah negara yang dilindungi.

Membawa kembali cheetah “adalah upaya kami menuju pelestarian lingkungan dan satwa liar,” kata Modi. (DI/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun
Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi
Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk
Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh
Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia
267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai
Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim
Tag :

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 08:30 WIB

Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:31 WIB

Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun

Senin, 27 April 2026 - 08:32 WIB

Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi

Selasa, 14 April 2026 - 06:51 WIB

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Jumat, 10 April 2026 - 06:12 WIB

Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh

Berita Terbaru