Survei Litbang “Kompas”: Pemilih Nasdem Lebih Memilih Ganjar

- Publisher

Rabu, 26 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo. Foto: Istimewa

Ganjar Pranowo. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Responden Partai Nasdem ternyata lebih cenderung memilih Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) daripada Anies Baswedan.

Hal itu merujuk dari hasil jajak pendapat Litbang Kompas yang berlangsung 24 September hingga 7 Oktober 2022.

“Dari sisi responden Partai Nasdem, nama Anies Baswedan justru berada di urutan ketiga yang paling banyak dipilih oleh pemilih partai ini dengan raihan elektoral mencapai 15,4 persen,” kata peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu dikutip dari Harian Kompas, Selasa 25 Oktober 2022.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi : Bubarkan 18 Lembaga Negara

BACA JUGA :

PSI Deklarasi Ganjar Pranowo-Yenny Wahid

Sementara itu, Ganjar Pranowo justru dipilih oleh 26,9 persen responden pemilih Partai Nasdem. Disusul Prabowo dengan tingkat elektoral 17,3 persen.

Di sisi lain, responden pemilih Partai Nasdem juga menyukai sosok Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Andika menjadi tokoh di urutan keempat yang dipilih oleh para responden Partai Nasdem.

BACA JUGA:  Simulasi Pilpres, LSI: Ganjar Pranowo Unggul

“Menariknya Andika Perkasa dalam survei Oktober ini dipilih 7,7 persen pemilih Nasdem sebagai calon presiden,” ujar Wahyu.

BACA JUGA :

Survei: Mayoritas Gen Z dan Milenial Pilih Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024

Angka itu mengalami kenaikan 5,7 persen dibandingkan survei yang sama pada Juni 2022.

Kala itu, Andika hanya dipilih oleh 2 persen responden pemilih Partai Nasdem.

“Boleh jadi kenaikan nama-nama ini tidak lepas dari bursa calon presiden yang pernah disebutkan dalam Rakernas Partai Nasdem pada 17 Juni 2022,” katanya.

BACA JUGA:  Survei: Mayoritas Gen Z dan Milenial Pilih Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024

Untuk diketahui, survei ini melibatkan 1.200 responden dengan metode wawancara tatap muka di 34 provinsi.

Responden dipilih secara acak memakai metode sistematis bertingkat.

BACA JUGA :

Soal 2024 di Rakernas PROJO, Charta Politika Sebut Kode Jokowi Mengarah ke Ganjar

Dengan metode tersebut kepercayaan publik mencapai 95 persen, dan margin of error penelitian kurang lebih 2,8 persen. (RP/KOMPAS)

Berita Terkait

Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional
Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang
Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat
Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak PROJO, Ini Alasannya
DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama
Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir
Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam
KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:20 WIB

Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional

Sabtu, 11 April 2026 - 15:38 WIB

Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:32 WIB

Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:07 WIB

Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak PROJO, Ini Alasannya

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:39 WIB

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru