Opu Daeng Perani

Opu Daeng Perani beserta keempat saudaranya mempunyai peranan yang penting dalam membantu Raja Sulaiman untuk menyelamatkan adiknya, Tengku Kamariah yang dirampas oleh Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah.
Selain sebagai pemimpin bagi empat saudara yang lainnya, Opu Daeng Perani juga berhasil mengumpulkan orang-orang Bugis yang berada di Selangor untuk membantu Raja Sulaiman.
Atas berkat strategi dari lima bersaudara tersebut, Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah berhasil dikalahkan dan melarikan diri.
Sebagai penghargaan atas kemenangan tersebut, Opu Daeng Perani ditunjuk untuk menjadi Yang Dipertuan Muda Oleh Raja Sulaiman. Namun Daeng Perani menolak dan mengusulkan agar yang menjadi Yang Dipertuankan Muda adalah diantara ketiga saudaranya, kecuali Opu Daeng Menambon karena sudah memiliki seorang istri dari Kerajaan Matan.
Mendengarkan saran tersebut, Raja Sulaiman memutuskan bahwa Opu Daeng Marewah lah yang menjadi Yang Dipertuan Muda Johor-Riau. Sedangkan Opu Daeng Perani dinikahkan dengan adik Raja Sulaiman yang bernama Tengku Tengah.
Selain membantu Raja Sulaiman, Opu Daeng Perani dan empat saudaranya juga pernah membantu Sultan Muhammad Jiwa Zainal Adilin Mu’adzam Shah II untuk merebut takhta kekuasaan dari adiknya. Opu Daeng Perani memperoleh gelar sebagai Perajurit Agung Sastra Johan Pahlawan. Beliau wafat pada tahun 1723 didalam peperangan dan dimakamkan dikampung Ekor Lubok, Kedah.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

















