Sebagai seorang nasionalis yang juga akrab dengan dunia showbiz, Khairan mengapresiasi Muhammad Ali yang berwawasan luas dan berharap ke depan TNI AL bisa tereksplorasi seperti US NAVY atau SEAL melalui doktrin dan muatan ideologis dalam karya-karya besar yang melegenda.
“PR berat KASAL baru ya implementasi Poros Maritim Dunia dan Blue Waters Navy ya.. perlu kolaborasi semua stakeholder,” tuturnya.
Khairan merasa, sudah sepantasnya ini jadi momentum TNI AL, baik secara institusi maupun doktrin maritim dalam konteks sosial budaya bagi seluruh warga negara Indonesia.
“Saya bukan ahli ya, tapi saya jamin ini relevan, kita ingin TNI AL semakin mendapat tempat spesial di hati masyarakat,” kata Khairan yang pada awal tahun ini telah sukses merilis retrospektif ‘Merayakan Istiqlal’ dan diluncurkan oleh Wakil Presiden RI.
Diketahui, Komisi I DPR telah menyetujui pengangkatan Yudo Margono sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang akan pensiun pada 21 Desember 2022. DPR akan menggelar rapat paripurna mengesahkan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI terpilih pada Selasa, 6 Desember 2022. (MIZ/SINDONEWS)

















