Nah, untuk mengeluarkannya ada yang disebut proses ejakulasi. Proses ini merupakan peristiwa keluarnya air mani dari dalam tubuh. Penyebabnya karena ransangan seksual kemduian memicu sistem saraf pusat. Ini kemudian akan menimbulkan gairah hingga capai namanya orgasme.
Namun, catatan ejakulasi ini tentu harus dilakukan dengan pasangan resmi. Lanjut, saat mendapat ransangan sperma daei testis akan menyusuri epididimis lalu masuk ke vas deferens.
Jutaan sperma ini akan masuk ke uretra lewat saluran ejakulasi prostat. Bercampur dengan air mani dari vesikula seminalis dan sekresi prostat. Ransangan puncak akan memicu otot panggil kontraksi lalu mengeluarkan air mani.
Lalu, pertanyaan selanjutnya berapa kali sperma harus dikelaurkan dari tubuh? Benarkah mengeluarkannya tiga hingga empat kali seminggu dapat mencegah kanker prostat?
Prof. Zubairi Djoerban menerangkan hal ini. Dia menuliskan bila ejakulasi 20 klai sebulan akan membantu mengurangis resiko kanker prostar hingga 20 persen.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

















