INIKEPRI.COM – Wali Kota Tanjungpinang Rahma menghadiri rapat forum RT/RW Kelurahan Tanjungpinang Kota yang dilaksanakan di aula kantor Kelurahan setempat, Selasa 6 Desember 2022.
Rapat dihadiri oleh kabag pemerintahan, camat Tanjungpinang Kota, lurah Tanjungpinang Kota dan forum RT/RW kelurahan Tanjungpinang Kota.
Wali Kota Rahma dalam sambutannya mengatakan, pemerintah kota (pemko) Tanjungpinang akan menaikkan insentif RT/RW pada 2023 mendatang. Awalnya insentif RT/RW Rp500 ribu, naik menjadi Rp600 ribu per bulan.
“Saya tunaikan janji saya, mulai Januari tahun depan insentif RT/RW akan dibayar Rp600 ribu per bulan,” ujar Rahma.
BACA JUGA :
Bincang Soal Stunting, Wako Rahma: Pemko Lakukan Berbagai Upaya untuk Penanganan Kasus
Rahma mengungkapkan pertimbangan pemko menaikkan insentif RT/RW. Ia menilai, pekerjaan RT/RW itu termasuk pekerjaan yang berat, karena RT/RW merupakan perpanjangan tangan pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Ditambah lagi, kata dia, urusan pendataan warga dan segala urusan yang ada disekitar, maka RT dan RW yang menangani terlebih dahulu.
“Mereka bekerja 24 jam membantu pemerintah yang berkaitan dengan warga. Oleh karena itu, sewajarnya insentif tersebut dinaikan,” ucapnya.
Ia menambahkan, kenaikan insentif tersebut merupakan bentuk perhatian dan apresiasi dirinya terhadap seluruh RT dan RW yang ada di Tanjungpinang yang telah membantu kerja dari pemerintah.
“Dengan kenaikan ini semoga bermanfaat untuk bapak ibu semua dan saya harap bekerja bisa lebih semangat lagi,” ujarnya.
Tidak hanya itu, lanjut Rahma, insentif RT/RW juga akan dibayar per bulan, berbeda dari sebelumnya yang dibayar per triwulan.
“Sesuai dengan komitmen saya, RT dan RW menerima insentif sebulan sekali, tidak ada lagi rapel tiga bulan,” ucapnya.
Rahma juga menyampaikan, pemko akan memberikan seragam baju kurung melayu untuk 829 RT dan RW di Tanjungpinang. Seragam tersebut akan digunakan untuk even yang dilaksanakan oleh pemerintah.
BACA JUGA :
Penuhi Gizi, Wako Rahma Serahkan Bantuan Pangan ke 416 Anak Stunting
“Tahun ini sudah baju olahraga, tahun 2023 akan kita bagikan baju kurung lengkap dengan tanjak dan kain samping. Kenapa kami bagikan seragam baju kurung Melayu? karena kita berada di tanah Melayu,” ucapnya.
Selain itu, Rahma juga berpesan kepada RT dan RW untuk terus menjaga agar wilayahnya selalu kondusif. Apalagi pada 2024 mendatang sudah masuk tahun politik.
RT dan RW, tambah Rahma, sebagai bagian dari pemko Tanjungpinang harus netral, jangan sampai forum RT/RW terpecah belah karena ada dimasuki kepentingan politik.
“Hari ini bapak ibu sudah solid, jangan sampai terpecah belah. RT/RW tidak boleh bercerai berai hanya karena ada yang utusan politik,” ucapnya. (RBP)

















