INIKEPRI.COM – Anthonius Ari Rejeki Lumban Gaol (18), menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah tenaga pengamanan (security) SP Plaza saat berkunjung ke pusat perbelanjaan yang berada di kawasan Sagulung, Kota Batam, tersebut, Selasa 13 Desember malam.
Anthonius menyebut, ihwal permasalahannya bermula saat ia mengantar ibunya berbelanja ke SP Plaza.
Lantaran tidak ada lagi tempat parkir di SP Plaza, ia kemudian memarkir kendaraan yang dibawanya ke area SP Plaza 2, yang lokasinya tak berjauhan.
“Tiba-tiba, security datang menegur untuk memindahkan mobil. Saya memohon maaf kepada mereka lantaran parkiran penuh dan saya hanya menunggu mamak sedang belanja sebentar,” ucap dia, Rabu 14 Desember 2022.
Anthonius yang sedang berada di dalam mobil, tiba-tiba dihampiri sejumlah security SP Plaza lainnya.
“Mereka datang dalam keadaan emosi dan memerintahkan dengan segera memindahkan mobil. Lalu ada teriakan juga agar saya keluar dari mobil,” jelas dia.
Anthonius kemudian keluar dari mobil. Saat itulah ia menjadi bulan-bulanan dari security SP Plaza.
“Saya diteriaki untuk keluar dari mobil. Begitu saya keluar, leher saya langsung dijepit dan dicekik. Saya juga dibanting dan punggung ditendang. Layaknya binatang, para security itu menyeret saya. Mereka berjumlah lima orang,” jelas dia.
Saat peristiwa itu terjadi, ia sempat meminta bantuan kepada pengunjung lain.
“Saya teriak minta bantuan, namun tak ada yang berani membantu. Padahal ramai yang berkerumun menyaksikan,” sesal dia.
Para security SP Plaza itu pun sempat ingin memborgol dirinya seolah-olah pelaku pencurian.
“Hampir sempat diborgol mereka. Untung saja saya menarik tangan. Kayak pencuri dibuatnya,” ujar dia.
Akibat tindakan barbar security SP Plaza, Anthonius mengalami sejumlah luka dan cedera, diantaranya memar di bagian punggung sebelah kiri atas, goresan kuku di bagian leher, siku tangan dan lutut mengalami lecet. (RBP)

















