Gubernur Ansar Diminta DPRD Kepri Bentuk Tim Investasi Daerah

- Admin

Minggu, 29 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kepri Wahyu Wahyudin. Foto: ANTARA/Ogen.

Ketua Komisi II DPRD Kepri Wahyu Wahyudin. Foto: ANTARA/Ogen.

INIKEPRI.COM – Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Riau (Kepri) Wahyu Wahyudin meminta Gubernur Ansar Ahmad untuk membentuk tim investasi daerah (TID) guna memetakan potensi investasi di tujuh kabupaten/kota yang ada.

“Tim diketuai langsung Gubernur Ansar dan beranggotakan 14 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersinggungan dengan investasi,” kata Wahyu, di Tanjungpinang, Sabtu 28 Januari 2023.

Wahyu mengatakan TID akan mencari peluang-peluang investasi di Kepri berdasarkan kajian atau Investment Project Ready to Offer (IPRO) untuk kemudian ditawarkan kepada investor dalam hingga luar negeri.

Baca Juga :  Bupati Anambas Perketat Jalur Keluar Masuk, Antisipasi Melonjaknya COVID-19

Kajian itu, menurutnya, dapat melibatkan konsultan yang rekam jejaknya tidak diragukan lagi sekaligus sudah berpengalaman di bidangnya.

“Hampir semua OPD Kepri belum memiliki data potensi investasi, bagaimana kita mau meyakinkan investor kalau datanya saja tidak punya,” ujarnya.

Ia menilai selama ini investasi di Kepri belum optimal, salah satunya lantaran lintas OPD belum mampu menjalin koordinasi dengan baik terutama dalam hal mendorong investasi daerah.

Dengan bergabung ke dalam satu wadah TID, harapannya jajaran OPD Kepri dapat bekerja optimal dan searah dalam menyusun kajian dan promosi investasi.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Kepri Sampaikan Panhir APBD Kepri 2025 Sekaligus Pengesahan Menjadi Perda

“Dinas Penanaman Modal harus berperan sebagai leading sektor dalam pembentukan TID, karena mereka yang paling paham soal investasi,” ujarnya.

Selain itu, kata dia pula, TID juga akan menggodok perjanjian kerja sama dengan investor. Investasi harus memprioritaskan warga Kepri sebagai tenaga kerja dan berhak mendapatkan upah dan tunjangan yang layak.

Dengan perjanjian kerja sama ini, investasi yang masuk ke Kepri tentu lebih selektif dan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat tempatan.

“Banyak investasi yang masuk ke Kepri, tapi tidak sedikit pula yang mengorbankan kesejahteraan rakyat. Ada gaji karyawannya di bawah UMK, bahkan ada yang tidak mendapatkan jaminan kematian saat kecelakaan kerja,” katanya lagi.

Baca Juga :  Briefing Pembukaan Glagaspur, Danlanudal Tanjungpinang: Ikuti dengan Sungguh-sungguh

Wahyudin juga berharap ke depan pembangunan di Kepri tidak lagi menggunakan APBD, apalagi tergantung dengan dana APBN, melainkan melalui uang dari hasil investasi.

Ia optimis hal itu bisa tercapai jika investasi yang ditanamkan merupakan investasi padat modal dan padat karya.

“Ini pekerjaan besar, makanya kita harus berani memulainya dari nol,” katanya pula. (DI)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB