Cak Nur: Haul Gus Dur ke-13 Jadi Simbol Pemersatu Masyarakat yang Beragama

- Admin

Selasa, 28 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto SH MH disela-sela Sarasehan Kemanusiaan bertema 'Problematika Pekerja Migran Indonesia di Kota Batam' yang digelar di Pondok Pesantren Sirrul Ilahiyah, kavling Panaran, Tembesi, Batam pada Minggu (26/2/2023) malam. Foto: INIKEPRI.COM

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto SH MH disela-sela Sarasehan Kemanusiaan bertema 'Problematika Pekerja Migran Indonesia di Kota Batam' yang digelar di Pondok Pesantren Sirrul Ilahiyah, kavling Panaran, Tembesi, Batam pada Minggu (26/2/2023) malam. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Presiden keempat Republik Indonesia Abdurrahman Wahid atau yagn akrab disapa Gus Dur, diketahui tidak hanya mewariskan nilai pluralisme dan toleransi sebagaimana diketahui banyak orang selama ini, tetapi juga mewariskan nilai-nilai yang lain, seperti keadilan dan membantu mereka yang terzalimi.

Bahkan Gus Dur tak hanya memperjuangkan kelompok minoritas. Akan tetapi yang beliau perjuangkan adalah mereka yang terzalimi, baik itu mayoritas apalagi minoritas. Jika yang terzalimi kebetulan kelompok minoritas, itu pasti akan dibela olehnya.

Untuk itu dimomen Road to Haul Gus Dur ke-13 ini diharapkan bisa menjadi pemersatu dan memperkuat kembali masyarakat yang beragam.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto SH MH disela-sela Sarasehan Kemanusiaan bertema ‘Problematika Pekerja Migran Indonesia di Kota Batam’ yang digelar di Pondok Pesantren Sirrul Ilahiyah, kavling Panaran, Tembesi, Batam pada Minggu (26/2/2023) malam.

Baca Juga :  Forum Reseller Batam : Bu Menkeu, Beri Kami Penangguhan Kebijakan PMK 199

BACA JUGA :

Ganggu Iklim Investasi di Batam, Nuryanto Minta Pemerintah Evaluasi Layanan KKPR

Pria yang akrab disapa Cak Nur dan juga menjabat sebagai Kasatkorwil Banser Provinsi Kepri ini pun menegaskan hingga saat ini dirinya melihat masih sangat sulit mencari sosok karismatik yang ada pada Gus Dur di tokoh-tokoh nasional saat ini.

Mengingat, kebajikan dan kebenaran bisa dimiliki oleh seseorang akan tetap tidak setiap orang memiliki dua sifat jiwa suci secara bersamaan.

“Kebajikan dan kebenaran yang ada pada diri manusia itu memang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa. Akan tetapi keduanya belum tentu dimiliki oleh seseorang. Namun di sosok Gus Dur, keduanya itu terawat dengan baik,” terang Cak Nur.

Baca Juga :  Personil Piket Polsek Kawasan Bandara Hang Nadim Lakukan Patroli di Sekitaran Bandara

Artinya, tambah Politisi PDI Perjuangan ini, spirit dan semangat Gus Dur dalam membangun kehidupan berbangsa dan berbangsa yang dikemas dalam hubungan persaudaraan menjadi contoh bagi setiap umat beragama.

BACA JUGA :

Terima Kunjungan FKWI Kepri, Nuryanto: Wartawan Punya Arti Besar

Bahkan melalui interaksi kebudayaan di antara berbagai kelompok telah menjadikan Islam sebagai agama yang terbuka terhadap perbedaan dan keragaman, bahkan mendorong demokrasi dan HAM. Hal in dapat dilihat saat memperlakukan kelompok-kelompok minoritas, terutama mereka yang tertindas, sebagai warga negara yang mempunyai hak sama di depan hukum.

Baca Juga :  Rekor di Batam! Ribuan Gamers Ramaikan Turnamen Esport 'MLBB' di Pollux Habibie

“Saya melihat itulah warisan yang sangat bernilai dari Gus Dur. Bahkan kelompok minoritas mempunyai hak sipil-politik ataupun hak ekonomi, sosial, dan budaya yang sama dengan hak-hak kelompok pribumi. Eksistensi mereka dilindungi konstitusi,” tegasnya.

“Pemikiran tentang pluralisme sejalan dengan spirit demokrasi, bahkan makin memperkokoh. Keduanya tidak bertentangan, bahkan saling menguatkan,” tambahnya.

Untuk itu, di Momen Haul ke-13 ini Cak Nur berharap masyarakat Batam bisa mendalami dan mengikuti jejak yang sudah diwariskan sosok Bapak Plurasme ini.

“Mudah-mudahan, kita semua yang hadir pada momen ini mampu mewarisi dan merealisasikan kehidupan berbangsa dan bernegara seperti pemikiran Gus Dur,” tegasnya. (MIZ)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB