Kenali Sejarah Kabupaten Karimun di Kepulauan Riau

- Publisher

Senin, 6 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Kantor Bupati Karimun. Foto: Karimunkab.go.id

Gedung Kantor Bupati Karimun. Foto: Karimunkab.go.id

Pada tahun 1511 Malaka jatuh ke tangan Portugis, saat itu Sultan Mansur Syah yang memerintah mencegah keturunan raja-raja untuk tinggal di Malaka dan mendirikan kerajaan-kerajaan kecil, kemudian muncul kerajaan Indrasakti, Indrapura, Indragiri dan Indrapuri.

Sedangkan orang Malaka banyak yang hidup tersebar di pulau-pulau di Kepulauan Riau, termasuk Pulau Karimun.

BACA JUGA :

Berencana ke Karimun? Jangan Lupa Mampir ke Destinasi Wisata Berikut Ini
Sejak jatuhnya Malaka dan digantikan perannya oleh Kerajaan Johor, Karimun dijadikan basis kekuatan angkatan laut untuk melawan Portugis sejak masa Sultan Mahmud Syah I (1518-1521) hingga Sultan Ala Jala Abdul Jalil Ri’ayat Syah.

BACA JUGA:  Gaya Dakwah Kekinian: Cara Siswa MAN Karimun 'Upgrade' Antusiasme Remaja Beribadah

Pada periode 1722-1784 Karimun berada di bawah kekuasaan Kerajaan Riau-Lingga, dimana pada saat itu wilayah Karimun khususnya Kundur dikenal sebagai penghasil tambang dan penghasil tambang seperti, timah, granit, dll. Karimun menjadi kawasan komersial dan naik ke kejayaan pada masa pemerintahan Raja Ali Haji.

BACA JUGA:  Berkedok Agen Pembayaran, Pasutri di Karimun ini Gelapkan Puluhan Juta Rupiah

BACA JUGA :

Beberapa Kuliner Khas dari Karimun, Salah Satu Kabupaten di Kepulauan Riau

Jauh sebelum ditandatanganinya Treaty of London, Kerajaan Riau Lingga dan Kerajaan Melayu telah melebur menjadi satu menjadi lebih kuat dengan wilayah meliputi Kepulauan Riau, Johor dan Malaka di Malaysia, Singapura dan sebagian kecil distrik Indragiri Hilir.

BACA JUGA:  Terseret Arus Sungai Lakam Karimun, Bocah 10 Tahun Tewas

Sepeninggal Sultan Riau pada tahun 1911, pemerintah Hindia Belanda menetapkan kepangeranannya sebagai District Thoarden untuk wilayah yang luas dan Onder District Thoarden untuk wilayah yang kecil.

Berita Terkait

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah
Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia
ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa
Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless
Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya
Karimun Terseret Sanksi Uni Eropa ke Rusia, Terminal Minyak Jadi Sorotan: “Main Api di Jalur Selat Malaka?”
Dari SDN 012 Karimun, Komisi X DPR RI Beberkan Masalah Akses dan Keterbatasan Fasilitas di Karimun
Ironi Guru Karimun: Puluhan Tahun Mengajar, DPR Minta Status Segera Diperjelas

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:43 WIB

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:02 WIB

Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:26 WIB

ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:51 WIB

Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless

Rabu, 29 April 2026 - 08:45 WIB

Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya

Berita Terbaru