Aldi Braga: Jika BP2MI Tak Bisa Mengurus PMI Sebaiknya Dibubarkan Saja

- Publisher

Sabtu, 15 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung BP2MI. Foto: bp2mi.go.id

Gedung BP2MI. Foto: bp2mi.go.id

INIKEPRI.COM – Aldi Braga, pemerhati Pekerja Migran Indonesia (PMI) angkat bicara terkait persoalan PMI yang ada di Kota Batam, pasca diskusi publik Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang mengangkat tema Perang Semesta Melawan Sindikat Penempatan legal Pekerja Migran Indonesia, di Hotel Swiss Belhotel Harbour Bay, Batam, Kamis (6/4/2023) lalu.

Menurut Aldi, banyak kontroversi yang timbul di diskusi publik yang dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD tersebut.

BACA JUGA :

Tak Hanya di Batam, Kasus TPPO ‘Berkeliaran’ di Bandara Soetta dan Juanda

“Salah satu kontroversi adalah pernyataan Menko Polhukam terkait adanya pembagian paspor gratis di Batam dan adanya dugaan kesengajaan tenggelamnya kapal PMI di perairan johor Bahru akibat informasi yang tidak valid bahkan bisa dikatakan hoax perlu ditindak lanjuti,” kata Aldi, dalam keterangan tertulisnya.

BACA JUGA:  Li Claudia Tinjau Lokasi ZoSS SDN 001 Batam Kota, Minta Pembangunan Dipercepat

Atas pernyataan itu, kata Aldi, berdampak memunculkan stigma negatif ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

“Atas pernyataan itu, bisa membuat imej jelek bagi Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau,” sebut Aldi.

Aldi kemudian memberikan contoh terkait PMI dengan negara tujuan Taiwan dibebankan biaya Penempatan. Jelas Aldi, Keputusan ini dampak dari kisruh yang berlarut-larut terhadap keputusan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP2MI).

BACA JUGA:  BP2MI Sarankan Korban TPPO Dilarang Gunakan Paspor Selama Lima Tahun

“Dalam keputusan ini diduga kuat ada mark up biaya penempatan yang dicantumkan dalam Surat Pernyataan Biaya dan Gaji, yang ditandatangani oleh calon pekerja migrain Indonesia (CPMI). Ini menjadi dasar pembebanan biaya yang ujung-ujungnya adalah pemotongan Gaji di luar Negeri,” ungkap dia.

BACA JUGA :

Sibuk Bahas Sindikat Mafia TPPO, Lupa Musuh Besar Bangsa adalah Kemiskinan

Selain itu, Aldi menjelaskan lagi, Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) mengumumkan, majikan yang melakukan pemotongan gaji pekerja migran secara ilegal akan menghadapi denda berat.

“Bahkan ada sanksi berupa denda hingga $ 300.000 NTD,” sebutnya.

BACA JUGA:  Bantu Ketersedian Darah PMI, HAKKA Batam Gelar Donor Darah

Tugas Kementerian Ketenagakerjaan

Selain itu, Aldi turut menyoroti Kementerian Ketenagakerjaan yang memiliki tugas menyelenggarakan urusan di bidang ketenagakerjaan dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Ia kemudian merinci berbagai fungsi dari Kementerian Ketenagakerjaan. “Jika kementerian tenaga kerja sudah ada dan jelas tugasnya terkait PMI. Lalu, untuk apalagi ada BP2MI? Toh, BP2MI juga tidak bisa mengurus PMI ini,” sesal dia.

“Ingat, data dari sumber diskusi publik tempo hari, bahwa ada 9 juta PMI dimana 4.6 juta PMI ilegal. Lalu, apa kerja BP2MI?,” tanya dia mengakhiri. (MIZ)

Berita Terkait

Investasi Batam Tembus Rp44,01 Triliun, Amsakar Paparkan Strategi Dongkrak Daya Saing Kawasan
Pasokan Listrik Batam Bertambah 300 MW, Pemko Optimistis Investasi Kian Bergairah
Prakiraan Cuaca Kepri 17 Juli 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Peningkatan Kualitas SDM Unggul
Erlita Amsakar Ajak Kader PKK Perkuat Gerakan Eliminasi Tuberkulosis di Batam
Peremajaan Underpass Pelita Masuki Tahap Penyelesaian, BP Batam Targetkan Rampung Akhir Juli 2026
Program Makan Bergizi Gratis di Batam Kembali Bergulir 20 Juli, 139 Dapur Siap Beroperasi
BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:30 WIB

Investasi Batam Tembus Rp44,01 Triliun, Amsakar Paparkan Strategi Dongkrak Daya Saing Kawasan

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:48 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri 17 Juli 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:27 WIB

BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Peningkatan Kualitas SDM Unggul

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

Erlita Amsakar Ajak Kader PKK Perkuat Gerakan Eliminasi Tuberkulosis di Batam

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:53 WIB

Peremajaan Underpass Pelita Masuki Tahap Penyelesaian, BP Batam Targetkan Rampung Akhir Juli 2026

Berita Terbaru