INIKEPRI.COM – Cen Sui Lan, Anggota DPR RI dari Partai Golkar Dapil Kepulauan Riau, seakan tidak lelah untuk berbuat bagi kemajuan Provinsi Kepri.
Setelah tiga hari di Lingga (15-17 Mei 2023), lalu hadir di pengukuhan Dewan Pengurus Yayasan Marga Zhang Batam 2023-2027 di Batam, Minggu (21/5/2023).
BACA JUGA :
Cen Sui Lan Bersepakat dengan Menteri Basuki Tuntaskan Jalan Lingkar Pulau Serasan Natuna
Cen Sui Lan Sebut Revitalisasi Jalan Nasional di Dabo Telan Anggaran Rp52 Miliar
Hari ini, Senin (22/5/2023), Cen Sui Lan dijadwalkan turun ke ibu kota Tanjungpinang, guna mengecek pelaksanaan proyek Pasar Baru Tanjungpinang.
Pengawasan ini dimaksudkan agar pembangunan pasar induk di Bumi Gurindam sesuai perencanaan dengan memastikan kualitas pengerjaannya.
Oleh karena itu, Cen Sui Lan turut membawa Essy Asiah, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya untuk turun mendampinginya guna mengecek langsung kualitas pengerjaan pembangunan pasar dengan anggaran Rp 74 miliar itu.
“(Ke Pasar Baru) fungsi pengawasan,” ujar Cen, anggota Komisi V DPR, Minggu (21/5/2023).
Selain itu, Wali Kota Tanjungpinang Rahma dan jajaran dijadwalkan akan hadir mendampingi Cen Sui Lan.
Pemerintah melalui Kementerian PUPR memprioritaskan pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang setelah ambruk pada tahun lalu.
Pemerintah akhirnya menggabungkan perbaikan pasar ambruk dengan proyek revitalisasi sebelumnya.
BACA JUGA :
Cen Sui Lan: Rp28 Miliar Dialokasikan untuk Jalan Simpang Kuwit-Lundang Lingga
Konsekuensinya, anggaran diperlukan bertambah menjadi Rp 74 miliar dari sebelumnya Rp 68 miliar dengan skema pembiayaan anggaran tahun jamak.
Skenarionya, seperti dijelaskan Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti, tahun 2022 Kementerian PUPR menganggarkan Rp 10 miliar setelah Pemko Tanjungpinang menyerahkan readiness criteria ke Kementerian PUPR, sebagai syarat kesiapan pemerintah daerah memastikan proyek segera dimulai.
Setelah proses relokasi pedagang ke lokasi sementara, Ditjen Cipta Karya melalui Direktur Prasarana Strategis mengeksekusi pembangunan lewat kontraktor pemenang lelang proyek. Dana pembangunan, seperti diakui Cen saat itu, telah tersedia di APBN.
Proses pegerjaan sendiri sempat mundur dari jadwal di Oktober 2022 setelah proses pembongkaran pasar tanjung jawab Pemko sempat molor penyelesaiannya. Selama proses pembangunan, sebagian pedagang relokasi ke Pasar Puan Ramah di Batu 7, belakang kantor Disdukcapil. (DI)

















