Disbudpar Batam Diminta Lebih Banyak Padukan Wisata Alam dan Budaya

- Publisher

Senin, 19 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

Batam, inikepri.com – Sekretaris Daerah Kota Batam H. Jefridin, meminta Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) memadukan objek wisata alam dan wisata budaya di Batam. Pemaduan dua objek ini dimaksudkan selain untuk menambah atraksi, juga menggali kekayaan budaya Batam.

Hal ini disampaikan Jefridin saat membuka kegiatan penanaman mangrove “Lestarikan Hutan Untuk Semua”, di ekowisata mangrove Pandang Tak Jemu, Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (17/10/2020).

BACA JUGA:  520 Anak di Batam Miliki Kewarganegaraan Ganda

“Selama ini objek wisata yang lebih banyak difokuskan, kini wisata budaya juga harus diangkat untuk saling mendukung,” kata Jefridin dalam sambutan acara yang digelar Kelompok Tani Hutan (KTH) Mangrove Bakau Serip Lestari, tersebut.

Dalam acara yang dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam Ardiwinata itu, Jefridin mencontohkan, di ekowisata mangrove Pandang Tak Jemu ini misalnya, selain menawarkan wisata alam hutan bakau, juga diselingi dengan event budaya. Misalnya pergelaran musik hidup tradisional, juga aneka lomba ragam budaya, seperti lagu Melayu, hingga pantun budaya.

BACA JUGA:  Seorang Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Gantung Diri di Hutan Dam Duriangkang

“Saya yakin pengunjung juga punya alternatif lain selain hanya menyaksikan eksotisme hutan bakau ini,” ujar dia.

Selain itu, lanjut dia, pergelaran budaya ini bukan hanya dapat disaksikan oleh orang Batam, tetapi juga orang dari luar bahkan oleh turis mancanegara. Bila perlu masukkan dalam kalender pariwisata.

BACA JUGA:  Dicari! Imam Masjid An-Nadloh NU Center Kepri, Ini Syaratnya

Dampak yang lain kata dia, budaya Melayu akan lestari. Sebab akan diturunkan kepada generasi penerus. “Jarang ada anak muda mahir berpantun. Jadi selain memperkenalkan, juga melahirkan bibit penerus budaya daerah,” tutup dia. (ER)

Berita Terkait

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam
BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026
BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap
Optimalisasi Pasokan Air Bagi Warga, Ini Langkah BP Batam
Soroti Banjir Batam, Tiga Siswi MAN IC Melaju ke Final Nasional Lomba APBN-APBD
DPD KNPI Kepri Bagikan 1.000 Masker di Batam, Desak Pemerintah Bergerak Cepat Tangani Kabut Asap
Listrik Batam Pulih, Amsakar Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak dan Dorong Perbaikan Layanan
Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:55 WIB

BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:24 WIB

BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Optimalisasi Pasokan Air Bagi Warga, Ini Langkah BP Batam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Soroti Banjir Batam, Tiga Siswi MAN IC Melaju ke Final Nasional Lomba APBN-APBD

Berita Terbaru