Coonghe menjalani prosedur pengangkatan batu ginjal dengan metode pyelolithotomy terbuka, yang mana bagian panggulnya dibedah melalui sayatan untuk dilakukan operasi.
Rumah Sakit Angkatan Darat di Kolombo, Sri Lanka pun menyebutkan, meski Coonghe mengalami sumbatan pada ginjal, tapi fungsi organ tersebut masih dapat berjalan normal.
“Hati, kantong empedu, pankreas dan limpanya masih berukuran normal meski prostatnya membesar,” kata Dr Sutharshan, dokter yang menangani Coonghe saat operasi
Saat ini, batu ginjal terbesar di dunia itu pun sudah berhasil diangkat dan kondisi Coonghe pulih dengan baik.
Melansir laman CNN, batu ginjal dapat terbentuk ketika urin menjadi pekat yang terendap di organ ginjal. Berbagai bahan kimia yang terkandung pada urin itu kemungkinan tidak larut dan membentuk kristal dan mengeras.
Biasanya batu ginjal yang normal ukurannya seperti kerikil, namun apa yang dimiliki Coonghe ternyata menjadi sangat besar seukuran jeruk Bali. (RBP/KOMPAS)
Halaman : 1 2

















