Masih Mengalir, Penyebab Gangguan SWRO di Penyengat Dikoordinasikan ke BPPW Kepri

- Publisher

Senin, 21 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPTD SPAM Dinas PUPR Kota Tanjungpinang Heri Jumeri, mengatakan saat ini ada gangguan teknis pada instalasi mesin pompa Sea Water Reverses Osmosis (SWRO) Pulau Penyengat. Hal itu menyebabkan terganggunya aliran air bersih ke rumah warga. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Kepala UPTD SPAM Dinas PUPR Kota Tanjungpinang Heri Jumeri, mengatakan saat ini ada gangguan teknis pada instalasi mesin pompa Sea Water Reverses Osmosis (SWRO) Pulau Penyengat. Hal itu menyebabkan terganggunya aliran air bersih ke rumah warga. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Kepala UPTD SPAM Dinas PUPR Kota Tanjungpinang Heri Jumeri, mengatakan saat ini ada gangguan teknis pada instalasi mesin pompa Sea Water Reverses Osmosis (SWRO) Pulau Penyengat. Hal itu menyebabkan terganggunya aliran air bersih ke rumah warga.

“Tim teknis kita tengah melakukan perbaikan, dan air masih dapat mengalir meski sedikit mengalami gangguan. Hari Senin (21/8), kita akan berkoordinasi ke BPPW Kepri di Batam untuk penanganan lebih lanjut,” kata Heri Jumeri, Minggu (20/8/2023).

BACA JUGA:  Horor!!! Mama Muda Jadi Korban Begal Payudara di Jalan Raya Senggarang

BACA JUGA :

Rumah-Rumah Warga di Pulau Penyengat Sudah Tersambung SWRO, Alirannya 2.5 Liter Per Detik

Pemenuhan kebutuhan air bersih Pulau Penyengat, lanjut Heri, saat ini masih dalam tahap uji alir sampai ke 431 pelanggan. Tim teknis UPTD SPAM, melakukan penelusuran terhadap penyebab gangguan aliran air bersih ke rumah warga. Dan berdasarkan penelusuran tersebut, ditemukan beberapa peralatan pendukung yang kurang berfungsi dengan baik.

BACA JUGA:  Pj Wako Hasan Minta Pedagang di Kawasan Kuliner Pasang Label Harga

Pengolahan air laut menjadi air konsumsi menggunakan teknologi SWRO, merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk melayani pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Pulau Penyengat. Pada tahap awal, Pemerintah Kota Tanjungpinang telah memberikan layanan kebutuhan air bersih untuk 100 pelanggan. Kemudian Kementerian PUPR melalui BPPW Kepri memberikan dukungan peningkatan kapasitas, hingga kini mampu melayani 431 pelanggan.

BACA JUGA:  Ribuan PTK Non-ASN Berbahagia karena Pemprov Kepri Perpanjang Kontrak

“Masih bisa berjalan, kita melakukan beberapa kegiatan pemeliharaan seperti cuci membran. Banyak faktor yang menyebabkan gangguan tersebut. Untuk kegiatan pemeliharaan yang lebih luas, kita akan kordinasikan ke BPPW Kepri,” ungkap Heri. (DI)

Berita Terkait

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Berita Terbaru