Natuna Hibahkan 9.240 Meter Persegi Lahan, Dua HF Radar BMKG Segera Dibangun

- Publisher

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan hibah lahan dilakukan di Kantor BMKG Pusat, Jakarta. Foto: Istimewa

Penandatanganan hibah lahan dilakukan di Kantor BMKG Pusat, Jakarta. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Natuna akan mendapat tambahan infrastruktur teknologi untuk memantau kondisi laut. Pemerintah Kabupaten Natuna menghibahkan dua bidang lahan dengan luas total 9.240 meter persegi kepada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk pembangunan High Frequency Radar (HF Radar) atau radar maritim.

Dua lokasi yang disiapkan berada di Pengadah dan Tanjung. Penandatanganan hibah lahan dilakukan di Kantor BMKG Pusat, Jakarta,  Jumat (4/9/2026).

Bupati Natuna Cen Sui Lan berharap pemanfaatan lahan tersebut dapat memberikan manfaat strategis, terutama dalam memperkuat mitigasi bencana dan meningkatkan keselamatan masyarakat yang aktivitasnya bergantung pada laut.

Hibah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memanfaatkan aset daerah untuk kebutuhan yang memiliki dampak langsung terhadap kepentingan masyarakat dan penguatan sistem pemantauan kondisi perairan Natuna.

Radar untuk Membaca Kondisi Laut

Kepala BMKG Kabupaten Natuna Rafael Marbun membenarkan adanya hibah dua bidang tanah tersebut. Nantinya, lahan itu digunakan sebagai lokasi pembangunan HF Radar.

BACA JUGA:  Bahagianya Cen Sui Lan Saat Rahma Boyong 30 Pejabat Tanjungpinang ke Gedung DPR RI

“Lokasinya di Pengadah dan Tanjung dengan total luas hibah kurang lebih 9.240 meter persegi,” ujar Rafael.

Ia menjelaskan, HF Radar merupakan teknologi yang dirancang untuk melakukan pemantauan kondisi laut dalam jarak jauh secara real-time.

Teknologi tersebut diharapkan dapat memberikan informasi mengenai dinamika kondisi perairan secara lebih cepat. Data itu nantinya dapat mendukung upaya mitigasi bencana sekaligus meningkatkan keselamatan berbagai aktivitas di laut.

Bagi Natuna, keberadaan teknologi tersebut memiliki arti penting. Sebagai wilayah kepulauan, kehidupan masyarakat sangat berkaitan dengan kondisi perairan.

Nelayan menggantungkan mata pencaharian dari laut. Begitu pula aktivitas pelayaran, transportasi dan kegiatan ekonomi yang sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan perairan.

Karena itu, informasi mengenai perubahan kondisi laut menjadi bagian penting dalam menentukan langkah antisipasi.

“Pembangunan fasilitas pemantauan ini diharapkan dapat membantu mengantisipasi datangnya bencana,” kata Rafael.

BACA JUGA:  Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik

Perkuat Mitigasi dan Keselamatan

Kehadiran HF Radar diharapkan memperkuat kemampuan pemantauan BMKG terhadap kondisi permukaan laut secara berkelanjutan di wilayah jangkauannya.

Informasi yang dihasilkan dapat menjadi salah satu bagian dari sistem pemantauan dan peringatan dini. Dengan informasi yang lebih cepat, masyarakat maupun pemangku kepentingan diharapkan memiliki waktu yang lebih baik untuk melakukan langkah antisipasi ketika kondisi laut menunjukkan potensi bahaya.

Bagi nelayan, informasi mengenai kondisi perairan dapat menjadi salah satu pertimbangan sebelum maupun ketika melaut. Sementara bagi pelayaran, data tersebut dapat mendukung aspek keselamatan dalam menentukan perjalanan.

Pemerintah dan lembaga terkait juga dapat memanfaatkan data pemantauan sebagai salah satu bahan dalam menyusun langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Rafael menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Natuna yang menyediakan lahan untuk pembangunan fasilitas tersebut.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Natuna yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan tower ini,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kacip Tembaga Kembali ke Batam, Iringi Amsakar Achmad dalam Musikalisasi Puisi di Kenduri Seni Melayu 2026

Dari Aset Daerah untuk Keselamatan Masyarakat

Pemilihan Pengadah dan Tanjung sebagai lokasi pembangunan HF Radar diharapkan semakin memperkuat pemantauan kondisi laut di kawasan Natuna.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa mitigasi bencana tidak hanya berbicara tentang tindakan ketika bencana datang. Jauh sebelum itu, mitigasi membutuhkan data, teknologi, infrastruktur, koordinasi dan kesiapsiagaan.

Hibah lahan seluas 9.240 meter persegi tersebut menjadi salah satu bagian dari proses membangun sistem itu.

Setelah penandatanganan hibah dilakukan, tahapan berikutnya adalah merealisasikan pembangunan dua fasilitas HF Radar di Pengadah dan Tanjung hingga nantinya dapat beroperasi.

Bagi Natuna, dua radar tersebut bukan sekadar bangunan dan perangkat teknologi. Kehadirannya diharapkan menjadi mata tambahan untuk membaca dinamika laut, sekaligus memperkuat ikhtiar menjaga keselamatan masyarakat yang hidup dan bekerja di tengah kepulauan.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi
Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri
Cuaca Kepri Jumat 23 Oktober: Batam Berpotensi Hujan, Kabut Asap Masih Menyelimuti
Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity
Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55
BP Batam Dukung Upaya Dewan Pers Wujudkan Tata Kelola Jurnalisme Profesional dan Patuh Terhadap Kode Etik Jurnalistik
Hari Santri Nasional 2026, Sekda Batam Dorong Santri Kuasai Teknologi
Prakiraan Cuaca Kamis 22 Oktober 2026: Kabut Asap Masih Selimuti Kepri, Natuna Berpotensi Dilanda Hujan Petir

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:30 WIB

Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:08 WIB

BP Batam Dukung Upaya Dewan Pers Wujudkan Tata Kelola Jurnalisme Profesional dan Patuh Terhadap Kode Etik Jurnalistik

Berita Terbaru

Kabin salah satu mobil listrik. Foto: Istimewa

Lifestyle

Mau Beli Mobil Listrik? Ini 5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:05 WIB