Temulawak Ditetapkan sebagai Tanaman Obat Unggulan Indonesia

- Admin

Sabtu, 11 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temulawak. Foto: Istimewa

Temulawak. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Temulawak merupakan tanaman asli Indonesia yang ditetapkan sebagai tanaman obat unggulan. Penetapan itu menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin didasarkan pada banyaknya kandungan yang terdapat di tanaman tersebut.

Penetapan itu disampaikan dalam pameran alat kesehatan dan farmasi dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-59 di JCC Senayan pada Kamis (9/11/2023).

Beberapa kandungannya di antaranya zat besi, vitamin, kalsium, sodium dan asam folat. Selain itu, temulawak juga mengandung banyak zat aktif salah satunya kurkuminoid yang berkhasiat untuk mencegah berbagai penyakit hati seperti fatty liver, sirosis bahkan kanker hati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :

Waktu Terbaik Minum Kopi Selama Bulan Ramadan

Cara Mudah Buat Wedang Jahe

Baca Juga :  Cegah Stunting dengan Makanan Murah Meriah Ini

“Penyakit fatty liver itu pengobatannya susah, tapi ada tanaman Indonesia yang bisa mengobati. Karena itu butuh antioksiden yang bernama Kurkumin,” kata Menkes Budi seperti yang dikutip InfoPublik Jumat (10/11/2023).

Ia berharap dengan penetapan itu, kedepan upaya pengembangan dan riset kandungan dalam tanaman temulawak terus dilakukan agar lebih banyak mendapatkan manfaat kesehatan yang didapatkan.

Menkes Budi juga berharap ditengah perkembangan riset temulawak sebagai bahan baku obat, nantinya sektor farmasi dapat membantu mempromosikan produk ini secara aktif.

Sehingga dapat dikenal secara luas tidak hanya nasional tapi juga global. Kemenkes juga bekerjasama untuk meningkatkan konsumsi jamu pada masyarakat, yang diperkuat dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Pemanfaatan Jamu.

Baca Juga :  Reformasi Birokrasi Tingkatkan Pelayanan Publik semakin Baik

“Dalam rangka kemandirian kesehatan, obat-obatan tradisional asli Indonesia kita dorong. Mudah-mudahan dengan peluncuran Perpres itu semakin banyak masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi jamu,” kata Menkes Budi.

Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, mengaku senang atas penetapan tersebut. Ia menilai penetapan ini merupakan langkah besar Indonesia untuk mendukung terwujudnya kemandirian bahan baku obat di Tanah Air.

Wapres Ma’ruf meminta agar pengembangan dan pengelolaan temulawak sebagai obat tradisional unggulan Indonesia dijaga mutu dan kualitas, sehingga aman dikonsumsi masyarakat.

“Produk obat-obatan tradisional Indonesia lainnya yang telah terstandarisasi agar terus dipromosikan dan dikembangkan supaya tidak kalah dengan produk sejenis seperti ginseng dari Korea Selatan,” kata Wapres Ma’ruf. (DI)

Berita Terkait

KRIS Jamin Pelayanan Pasien tak Dibeda-bedakan
Vaksin COVID-19 AstraZeneca sudah tidak Beredar di Indonesia
BRIN Paparkan Lima Besar Penyakit akibat Polusi Udara di Indonesia
Awas! Ini Bahaya Mengonsumsi Ikan Hasil Pengeboman
Kemenkes Waspadai Kasus TB di Indonesia yang Meningkat
Laksanakan Ibadah Puasa Ramadan, Ini Pesan Menkes
Kemenkes: Ulat Pembunuh Manusia Hoaks
Banyaknya Manfaat Vaksinasi HPV dan Skrining Dini Kanker Leher Rahim

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 00:16 WIB

KRIS Jamin Pelayanan Pasien tak Dibeda-bedakan

Senin, 6 Mei 2024 - 00:45 WIB

Vaksin COVID-19 AstraZeneca sudah tidak Beredar di Indonesia

Kamis, 2 Mei 2024 - 00:21 WIB

BRIN Paparkan Lima Besar Penyakit akibat Polusi Udara di Indonesia

Kamis, 28 Maret 2024 - 04:43 WIB

Awas! Ini Bahaya Mengonsumsi Ikan Hasil Pengeboman

Senin, 25 Maret 2024 - 00:14 WIB

Kemenkes Waspadai Kasus TB di Indonesia yang Meningkat

Selasa, 12 Maret 2024 - 04:39 WIB

Laksanakan Ibadah Puasa Ramadan, Ini Pesan Menkes

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:53 WIB

Kemenkes: Ulat Pembunuh Manusia Hoaks

Minggu, 25 Februari 2024 - 10:10 WIB

Banyaknya Manfaat Vaksinasi HPV dan Skrining Dini Kanker Leher Rahim

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Kemenkes

Kesehatan

KRIS Jamin Pelayanan Pasien tak Dibeda-bedakan

Jumat, 17 Mei 2024 - 00:16 WIB