Perda LAM Batam Disahkan, Amsakar Pasang Benteng Terakhir Jaga Marwah Melayu di ‘Bandar Dunia Madani’

- Publisher

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Batam bersama DPRD Kota Batam resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Batam dalam rapat paripurna. Foto: INIKEPRI.COM

Pemerintah Kota Batam bersama DPRD Kota Batam resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Batam dalam rapat paripurna. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam bersama DPRD Kota Batam resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Batam dalam rapat paripurna yang digelar pada Jumat (8/5/2026).

Kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat pelestarian adat dan budaya Melayu di tengah laju perkembangan Batam sebagai kota industri, perdagangan, dan gerbang internasional Indonesia.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Batam, khususnya panitia khusus (pansus), serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam pembahasan ranperda hingga mencapai persetujuan bersama.

BACA JUGA:  Wako dan Wawako Batam diwakili Kadis Kominfo Batam Bangun Kohesi Sosial ditengah Heterogenitas Warga Batam

Menurut Amsakar, regulasi tersebut bukan sekadar produk hukum, melainkan bentuk komitmen bersama untuk memastikan budaya Melayu tetap menjadi fondasi utama dalam pembangunan daerah.

“Ranperda ini bukan sekadar produk hukum, tetapi bentuk komitmen bersama dalam menjaga identitas budaya Melayu di Kota Batam,” ujarnya.

Amsakar menilai perkembangan Batam yang sangat pesat membawa tantangan tersendiri dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal. Mobilitas penduduk yang tinggi serta derasnya arus modernisasi membuat generasi muda semakin dekat dengan budaya global.

Namun, ia menegaskan bahwa kemajuan kota tidak boleh mengikis akar budaya yang telah diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Melayu.

BACA JUGA:  Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani

“Batam harus terus maju, tetapi tetap berpijak pada identitas Melayunya,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa jauh sebelum Batam tumbuh menjadi kota metropolitan, masyarakat Melayu telah lebih dulu membangun peradaban dengan adat, sopan santun, serta nilai-nilai luhur yang menjadi bagian dari karakter daerah.

Karena itu, keberadaan Lembaga Adat Melayu dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga marwah budaya, memperkuat nilai kearifan lokal, dan menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan yang berakar pada identitas daerah.

BACA JUGA:  Polresta Barelang Musnahkan Barang Bukti Narkoba Jenis Sabu

Amsakar berharap setelah perda ini disahkan, LAM Kota Batam dapat semakin aktif dalam melestarikan adat istiadat, membina generasi muda, serta memastikan warisan budaya Melayu tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mempertahankan jati dirinya.

“Kita ingin anak cucu tetap mengenal pantun, memahami adat sopan santun Melayu, dan bangga menjadi bagian dari masyarakat Melayu Kepri,” ujarnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Dari Standar hingga Pengaduan, PTSP BP Batam Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Pesawat Batik Air Jakarta-Jambi Gagal Mendarat, Dialihkan ke Batam akibat Kabut Asap
Amsakar Hadiri HUT RI ke-81 di Bulang, Lomba Sampan hingga Ketinting Semarakkan Pulau Buluh
Amsakar Dorong Mahasiswa Baru UIB Kenali Potensi Diri dan Siap Hadapi Perubahan Zaman
BP Batam-Polri Perkuat Sinergi, Investasi Batam Jadi Prioritas
BP Batam Tuntaskan 12 Pekerjaan Perbaikan Jalan, Ruas Pura Agung Amertha Buana-Taman Kota Berlanjut
Foto Amsakar Bersama Yuwanky Beredar, Pemko Batam Tegaskan Konteksnya Kerja Sama Pasar Induk Jodoh
Pemko Batam Gandeng 15 Perusahaan, Bidik 20 Persen Tenaga Kerja dari Putra-Putri Tempatan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Dari Standar hingga Pengaduan, PTSP BP Batam Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Pesawat Batik Air Jakarta-Jambi Gagal Mendarat, Dialihkan ke Batam akibat Kabut Asap

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Amsakar Hadiri HUT RI ke-81 di Bulang, Lomba Sampan hingga Ketinting Semarakkan Pulau Buluh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:58 WIB

BP Batam-Polri Perkuat Sinergi, Investasi Batam Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:23 WIB

BP Batam Tuntaskan 12 Pekerjaan Perbaikan Jalan, Ruas Pura Agung Amertha Buana-Taman Kota Berlanjut

Berita Terbaru