Ansar: 2024, Penataan Kawasan Kota Lama Tanjungpinang Difokuskan pada Penataan Kabel

- Publisher

Kamis, 4 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Foto: Istimewa

Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Keterbatasan anggaran akibat APBD yang difokuskan pada pelaksanaan Pemilu (Pilpres, Pileg, dan Pilkada) menjadikan Pemprov Kepri untuk sementara menghentikan revitalisasi kawasan Kota Lama, Tanjungpinang.

Hal ini disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad ketika meresmikan penataan kawasan Kota Lama di Jalan Merdeka dan Teuku Umar belum lama ini. Dan hal ini kembali ditegaskan Ansar, Rabu (3/1/2023).

Namun demikian, penataan masih tetap dilakukan meski terbatas pada penataan kabel yang dianggap mengganggu estetika kota.

BACA JUGA:  Indeks Ketimpangan Gender Kepri Turun Menjadi 0,348 Poin, Lebih Baik dari Angka Nasional

Penataan kabel dimaksud berada di sejumlah jalan utama di kawasan Kota Lama, yakni mulai dari Jalan Teuku Umar, Jalan Merdeka, hingga Gedung Daerah.

“Di tahun 2024 ini kabel-kabel yang ada di Jalan Teuku Umar dan Jalan Merdeka ujung hingga Gedung Daerah kita turunkan. Keterbatasan penataan kabel ini mengingat biaya menurunkan kabel yang tidak murah,” sebut Gubernur Ansar.

BACA JUGA:

Kunjungi Penyengat di Awal Tahun 2024, Gubernur Ansar Pastikan Revitalisasi Terus Berlanjut

Selain anggaran yang “tersedot” untuk pelaksanaan Pilpres, Pileg dan Pilkada, APBD Kepri juga menurut Gubernur Ansar terpengaruh oleh turunnya dana bagi hasil (DBH) akibat fluktuasi harga minyak dunia.

BACA JUGA:  NIK Aktif Milik Orang yang Sudah Meninggal Disoroti Bawaslu Kepri

Gubernur Ansar menyebut memiliki rencana besar dalam menata wajah Kota Tanjungpinang agar lebih menarik dan dapat menarik kunjungan wisatawan.

Selain penataan Akau Potong Lembu, Jalan Merdeka, Jalan Teuku Umar, Kawasan Gurindam 12 dan Pulau Penyengat yang telah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir masa kepemimpinannya bersama Wagub Marlin Agustina, Ansar berkeinginan terus melakukan penataan sejumlah kawasan lainnya.

BACA JUGA:  Ansar Apresiasi Dibukanya Kelas Internasional di Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang

Yang menjadi target berikutnya adalah kawasan Pelantar 1 dan 2, kemudian Jalan Bintan dan Lorong Bintan yang juga memiliki nilai story yang menarik wisatawan.

“Kota Tanjungpinang dengan sejarahnya sebagai ibukota Provinsi Riau, ibukota Kabupaten Kepulauan Riau dan sekarang menjadi ibukota Provinsi Kepulauan Riau, dapat dikatakan merupakan berstatus Kota heritage. Dan seharusnya kota ini ditata menjadi menarik,” papar Gubernur. (RP)

Berita Terkait

Sebulan Uji Coba WFH, Pemko Tanjungpinang Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah
BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum
MTQH XX Tanjungpinang 2026 Resmi Dibuka, Melayu Square Bergemuruh Penuh Semarak
Bikin Siswa Antusias, ‘Naruto, One Piece dan Vampir’ Antar Makanan Bergizi ke MIN Tanjungpinang
Komisi IX DPR RI Tinjau Tambak Udang di Tanjungpinang, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja
Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang
Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:50 WIB

Sebulan Uji Coba WFH, Pemko Tanjungpinang Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 29 April 2026 - 07:40 WIB

Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Selasa, 28 April 2026 - 20:57 WIB

BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 09:18 WIB

MTQH XX Tanjungpinang 2026 Resmi Dibuka, Melayu Square Bergemuruh Penuh Semarak

Kamis, 23 April 2026 - 09:00 WIB

Bikin Siswa Antusias, ‘Naruto, One Piece dan Vampir’ Antar Makanan Bergizi ke MIN Tanjungpinang

Berita Terbaru