Kelompok Tani Binaan Pemko Tanjungpinang Panen Cabai Serentak Guna Bantu Kendalikan Harga dan Inflasi

- Admin

Rabu, 27 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang Robert Lukman mengatakan, sebanyak 9 kelompok tani penerima program bantuan diperkirakan melaksanakan panen pada minggu ke empat Maret dan minggu pertama April 2024. Komoditi yang akan dipanen meliputi cabe hijau, tomat, kacang panjang, timun, pare, dan jambu kristal. Foto: Istimewa

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang Robert Lukman mengatakan, sebanyak 9 kelompok tani penerima program bantuan diperkirakan melaksanakan panen pada minggu ke empat Maret dan minggu pertama April 2024. Komoditi yang akan dipanen meliputi cabe hijau, tomat, kacang panjang, timun, pare, dan jambu kristal. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Program bantuan subsidi pupuk dan subsidi solar dari pusat, serta dukungan Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui program bantuan sarana produksi pertanian tahun 2023 lalu membuahkan hasil. Kelompok-kelompok tani Tanjungpinang yang menerima program bantuan tersebut akan melaksanakan panen sejumlah komoditi bahan kebutuhan pokok, dan produk pertanian lain akhir Maret 2024.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang Robert Lukman mengatakan, sebanyak 9 kelompok tani penerima program bantuan diperkirakan melaksanakan panen pada minggu ke empat Maret dan minggu pertama April 2024. Komoditi yang akan dipanen meliputi cabe hijau, tomat, kacang panjang, timun, pare, dan jambu kristal.

BACA JUGA:

Kerja Maksimal Pemko Tanjungpinang Kendalikan Inflasi dan Turunkan Angka Stunting & Kemiskinan

Baca Juga :  Sambut Kedatangan Wisman Perdana, Sekda: Cikal Bakal Kebangkitan Ekonomi Pariwisata di Tanjungpinang

“Beberapa kelompok tani akan diperhitungkan akan melakukan panen cabai hijau secara serentak akhir Maret ini. Total panen berdasarkan luasan produksi, diperkirakan mencapai sekitar 560 kilogram. Kita harapkan mampu membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat menghadapi Idul Fitri,” ungkap Robert Lukman, Selasa (6/3).

Lebih lanjut, Robert Lukman menjelaskan bahwa bantuan pupuk bersubsidi diberikan kepada kelompok tani yang memiliki luas lahan kurang dari 2 hektar. Selain bantuan subsidi pupuk, kelompok tani juga menerima pendampingan penyuluhan dari penyuluh tani DP3 Kota Tanjungpinang.

Sembilan kelompok tani penerima program bantuan yang tersebar di empat wilayah kecamatan, menerima bantuan sebanyak 8 ton pupuk urea dan 15 ton pupuk NPK. Tidak hanya bantuan subsidi pupuk, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian berupa traktor, gerobak dorong, paranet, cangkul, tangki air, handsprayer, bibit cabai, dan bibit tanaman hortikultura kepada 27 kelompok tani dan masyarakat penerima manfaat lainnya.

Baca Juga :  Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II Tanjungpinang Diperpanjang hingga 15 Januari 2025

“Bantuan solar subsidi diberikan kepada petani yang menggunakan alat dan mesin pertanian berbahan bakar solar. Kita juga mendapat dukungan dari Pemprov Kepri melalui bantuan pestisida, mulsa, dan benih cabai. Hingga penerima bantuan dapat diperluas,” tambah Robert.

Terpisah, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Hasan, S.Sos melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Teguh Susanto menyatakan, panen cabai dan sejumlah komoditi pertanian secara serentak itu diharapkan mampu mengintervensi harga cabai di pasar. Produksi cabai lokal diyakini mampu memberi dampak pada pengendalian harga cabai di pasaran.

Baca Juga :  Sekolah di Tanjungpinang Awali Hari dengan Doa dan Ibadah

Dengan adanya subsidi pupuk, bibit, dan sarana produksi pertanian, harga jual produk pertanian yang dipanen kelompok tani jelas berada di bawah harga pasar. Sesuai dengan arahan Penjabat Wali Kota, lanjut Teguh, hasil panen komoditi pertanian itu sendiri akan dijual secara langsung di pasar tani. Masyarakat memiliki alternatif lebih luas untuk memenuhi kebutuhannya.

“Panen serentak sejumlah komoditi pertanian, terutama cabai, diyakini mampu memberi dampak pada terkendalinya harga cabai di pasaran. Selain gerakan pangan murah, dan pasar murah yang terus dilaksanakan, pemberian bantuan pupuk, solar, bibit, dan sarana produksi pertanian merupakan bentuk intervensi Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk mengendalikan inflasi,” beber Teguh. (RP)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB