Disdagin Tanjungpinang Kumpulkan Distributor Pangan, Bahas Stok dan Kenaikan Harga

- Admin

Selasa, 28 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang mengundang para distributor pangan di Kota Tanjungpinang untuk membahas ketersediaan dan kenaikan sejumlah bahan pangan. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang mengundang para distributor pangan di Kota Tanjungpinang untuk membahas ketersediaan dan kenaikan sejumlah bahan pangan. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang mengundang para distributor pangan di Kota Tanjungpinang untuk membahas ketersediaan dan kenaikan sejumlah bahan pangan.

Dalam kesempatatan itu didatangkan distrubutor beras, ayam, minyak goreng. Namun tidak banyak yang hadir karena beberapa distributor juga mengadakan rapat bersama Disdagin Kepri.

Kepala Bidang (Kabid) Stabilisasi Harga Disdagin Tanjungpinang, Riyanto, menjelaskan dalam rapat koordinasi itu diketahui terjadi kenaikan harga ayam, beras dan kacang panjang.

Baca Juga :  Disdagin Tanjungpinang Fasilitasi 120 IKM Dapatkan Sertifikasi Halal

Harga ayam naik diakibatkan harga di kandang peternak tempat pedagang membeli ayam terjadi kenaikan, selain itu ukuran ayam saat ini relatif kecil dari biasanya.

“Sebagai solusinya untuk mengendalikan harga sudah berkoordinasi dengan peternak di Bintan. Yang jelas saat ini stoknya aman,” kata Riyanto, usai rapat koordinasi, Senin (27/5)

Kemudian untuk harga beras SPHP mengalami kenaikan karena ada kebijakan dari Badan Pangan Nasional tentang penyesuaian harga akibat kenaikan harga gabah di petani.

Baca Juga :  Capai Eliminasi TBC 2023, Pemko Tanjungpinang Gagas Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkolosis

“Tapi harga di pasaran saat ini tidak mencapai harga eceran tertinggi, hanya di kisaran Rp 62 ribu untuk kemasan 5 Kg, sementara HET nya Rp 65 ribu,” terangnya.

Kemudian untuk penyebab kenaikan harga sayur kacang panjang karena panen petani tidak maksimal dan adanya hama penyakit di tanaman kacang sehingga hasilnya berkurang.

Baca Juga :  Tingkatkan Pemasaran Produk, 100 Pelaku IKM Dibekali Digital Literasi

“Sekarang harganya Rp 28 ribu, sementara normalnya Rp 13 ribu,” ungkapnya.

Untuk solusinya, lanjut Riyanto sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) akan dilakukan gerakan pangan murah untuk pengendalian harga dan menjaga stabilitas harga.

“DP3 juga berencana akan memperluas lahan untuk penamaman sayur kacang panjang untuk pengendalian harga,” tambahnya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB