Dinkes Tanjungpinang Beri Pemahaman Tentang Obat kepada Pelajar dan Mahasiswa

- Publisher

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang berikan edukasi tentang obat kepada pelajar dan mahasiswa di Tanjungpinang. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang berikan edukasi tentang obat kepada pelajar dan mahasiswa di Tanjungpinang. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang berikan edukasi tentang obat kepada pelajar dan mahasiswa di Tanjungpinang.

Kadinkes Dalduk KB Kota Tanjungpinang, Rustam, menjelaskan obat adalah suatu bahan yang dapat digunakan untuk mencegah, mengurangi, dan menghilangkan serta menyembuhkan penyakit atau gejala penyakit. Obat sebagai unsur yang penting dalam pelayanan kesehatan sehingga harus selalu ada setiap saat.

BACA JUGA:  Dinkes Tanjungpinang Targetkan 1.450 Akseptor dalam Pelayanan KB Gratis

“Namun terkadang untuk mendapatkan obat atau layanan kesehatan banyak masyarakat yang terkendala sehingga membuatnya mencari obat sendiri (swamedikasi) untuk mengatasi penyakitnya sebelum mendatangi pertolongan ke fasilitas kesehatan,” ujar Rustam, Kamis (30/5).

Diterangkan Rustam, data survei sosial ekonomi nasional menunjukkan bahwa 60 persen masyarakat Indonesia melakukan pengobatan sendiri atau swamedikasi

BACA JUGA:  Danlanudal Tanjungpinang Dukung Kunker Ansar Ahmad ke Natuna

“Swamedikasi seringkali tidak hanya menggunakan obat bebas dan bebas terbatas tapi juga obat keras yang seharusnya mendapat resep dokter,” ujarnya.

Padahal, lanjut Rustam obat dapat mempengaruhi kesehatan jika tidak memenuhi persyaratan dan digunakan dengan cara tidak tepat atau disalahgunakan.

“Sebenarnya masalah kesehatan juga dapat dipicu karena penggunaan obat yang tidak rasional dan membuat pengobatan menjadi tidak efektif,” bebernya.

BACA JUGA:  Dinkes Tanjungpinang Gelar Evaluasi Percepatan Penurunan Kematian Ibu, Anak dan Stunting

Sehinga edukasi tersebut sangat penting disampaikan kepada generasi muda yaitu pelajar dan mahasiswa yang dapat memberikan edukasi kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

“Pemerintah perlu memberikan edukasi penggunaan obat kepada masyarakat yang difokuskan kepada generasi muda,” tambahnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Berita Terbaru