456 Rumah di Karimun Akan Dipasangi Listrik Gratis Melalui Program Kepri Terang

- Publisher

Selasa, 3 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Ansar melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun. Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Ansar melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Melalui Program Kepri Terang dicanangkan Gubenur H Ansar Ahmad SE MM, tahun 2024 ini Pemprov Kepri kembali menyalurkan bantuan pemasangan baru listrik (BPBL) bagi 456 rumah tangga di Kabupaten Karimun.

Hal ini disampaikan Gubernur Ansar Ahmad dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Karimun, Senin (2/9/2024).

“Kita mau semua penduduk di Kepulauan Riau diteriangi listrik PLN,” kata Gubernur Ansar di hadapan masyarakat Karimun.

Sebanyak 456 rumah tangga kurang mampu yang akan dipasangi listrik gratis di Kabupaten Karimun itu dijelaskan Gubernur merupakan bantuan dari Kementrian ESDM tahun 2024.

Sejak tahun 2021, total keseluruhan bantuan pemasangan baru listrik di Karimun telah dilaksanakan sebanyak 3.158 rumah tangga.

BACA JUGA:  Bupati Karimun Lepas 75 Prajurit Kipan-B Yonif Raider Khusus 136/TS Satgas Perbantuan Pemda Papua Barat

“Yang belum menyala 24 jam juga akan terus dikejar agar bisa menyala sehari penuh,” sebut Gubernur Ansar.

Tiga tahun diamanahkan memimpin Kepri, ujar Gubernur, sudah lebih 12 ribu rumah masyarakat kurang mampu di Kepri telah dibantu pemasangan listrik gratis.

Hampir Rp60 miliar dana dikucurkan untuk melaksanakan program Kepri Terang dalam tiga terakhir. Dana bersumber dari APBN,  APBD, serta dana kepedulian perusahaan (CSR).

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepulauan Riau M Darwin menambahkan, upaya peningkatan jam nyala menjadi 24 jam di Kabupaten Karimun dilaksanakan dengan metode.

BACA JUGA:  Demi Mewujudkan Bandara yang Representatif di Karimun, Berulangkali Ansar Bolak-balik Lobi Pemerintah Pusat

Pertama, menggunakan tower crossing, yakni menara listrik yang digunakan untuk melintasi rintangan seperti sungai, Jalan raya, rel kereta api atau saluran listrik lainnya.

“Sistem tower crossing akan dilaksanakan pada tahun 2025 dan 2026 mendatang,”terang Darwin.

Metode tower crossing ini nantinya akan melintasi sejumlah pulau yang ada di Karimun. Yakni di Pulau Parit, Tanjungbatu Kecil, Tebias, Degong, dan Semembang, sehingga aliran listrik terhubung ke kawasan pemukiman masyarakat yang listriknya belum menyala 24 jam.

Selain itu, peningkatan jam nyala menjadi 24 jam diupayakan Pemprov Kepri dengan penambahan genset di Desa Rawajaya Kecamatan Sugie Besar. Ini direncanakan akan diwujudkan pada akhir tahun 2024.

BACA JUGA:  Agar Penyengat Lebih Memikat, Gubernur Ansar Temui Kepala Bappenas RI

Kemudian juga akan dilaksanakan pembangunan genset dengan kapasitas 80 kVA beserta jaringan listrik oleh Dinas ESDM Kepri di Pulau Bahan Desa Keban Kecamatan Sugie Besar.

Masih menurut M Darwin, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal juga akan dilaksanakan di Pulau Jaga Desa Sugie Kecamatan Sugie Besar.

“Pembangunan PLTS Komunal di Pulau Jaga ini akan dilaksanakan oleh oleh PT PLN (Persero) UP2K Kepri. Kapasitasnya sebesar 87 kWp,” tutup Darwin.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah
Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia
ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa
Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless
Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya
Karimun Terseret Sanksi Uni Eropa ke Rusia, Terminal Minyak Jadi Sorotan: “Main Api di Jalur Selat Malaka?”
Dari SDN 012 Karimun, Komisi X DPR RI Beberkan Masalah Akses dan Keterbatasan Fasilitas di Karimun
Ironi Guru Karimun: Puluhan Tahun Mengajar, DPR Minta Status Segera Diperjelas

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:43 WIB

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:02 WIB

Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:26 WIB

ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:51 WIB

Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless

Rabu, 29 April 2026 - 08:45 WIB

Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya

Berita Terbaru