Pj. Wali Kota Andri Rizal Apresiasi Program Inovatif Sedekah Telur di Kecamatan Tanjungpinang Barat untuk Atasi Stunting

- Publisher

Selasa, 8 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, mengapresiasi inisiasi program inovatif pro amazing yang diimplementasikan melalui kegiatan sedekah telur (sedulur) oleh kecamatan Tanjungpinang Barat. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, mengapresiasi inisiasi program inovatif pro amazing yang diimplementasikan melalui kegiatan sedekah telur (sedulur) oleh kecamatan Tanjungpinang Barat. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, mengapresiasi inisiasi program inovatif pro amazing yang diimplementasikan melalui kegiatan sedekah telur (sedulur) oleh kecamatan Tanjungpinang Barat.

Program ini dinilai sangat bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam upaya menekan angka stunting di wilayah kecamatan Tanjungpinang Barat.

“Saya sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan camat dan lurahnya. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam upaya mengatasi masalah stunting. Semoga kecamatan lain dapat mengikuti langkah ini,” ujar Andri Rizal, usai peluncuran program pro amazing, di lapangan kantor Kecamatan Tanjungpinang Barat, Senin (7/10/2024).

BACA JUGA:  BPS: Kepri Alami Deflasi Seiring Turunnya Harga Komoditas Pangan

Camat Tanjungpinang Barat, Haposan Siregar, menjelaskan kegiatan sedulur merupakan bagian dari program pro amazing yang dilaksanakan setiap awal bulan.

Program ini menargetkan masyarakat yang memerlukan bantuan gizi untuk membantu mengatasi stunting.

“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Polsek, Koramil, forum RT/RW, kader posyandu, dan tim pengendalian stunting,” kata Haposan.

Selain kegiatan sedekah telur, Haposan menyebutkan, pihaknya telah merencanakan program lanjutan berupa pelatihan bagi ibu-ibu yang anaknya berisiko gizi buruk atau stunting.

BACA JUGA:  Amsakar Achmad Sebut Tim Pendamping Keluarga Punya Peran Penting Tekan Stunting

Pelatihan ini akan mengajarkan cara mengolah telur menjadi makanan sehat dan bergizi. Di samping itu, akan dilakukan sosialisasi terkait stunting kepada anak usia remaja untuk meningkatkan wawasan mereka terhadap stunting.

“Ini adalah kegiatan perdana kami. Program ini akan terus kita berkembang. Kami juga akan menggandeng pihak swasta melalui program CSR untuk bersama-sama mengatasi stunting secara kolaboratif,” tambah Haposan.

Haposan juga menyampaikan, donasi dalam bentuk telur atau kontribusi sekecil apapun akan sangat bernilai bagi keluarga yang membutuhkan.

Dengan dukungan berbagai pihak, program ini diharapkan dapat mencapai target penurunan stunting di kecamatan Tanjungpinang Barat, di mana saat ini terdapat 12 kasus anak yang terdata mengalami stunting.

BACA JUGA:  Pj. Wali Kota Andri Rizal Koordinasikan Implementasi Program Asta Cita di Tanjungpinang

“Kita menargetkan zero stunting di wilayah kami. Jangan ada lagi anak yang mengalami gizi buruk atau stunting,” pungkasnya.

Salah satu penerima manfaat, Novia (33), mengungkapkan rasa syukurnya atas program  yang diinisiasi kecamatan Tanjungpinang Barat.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu, terutama untuk anak-anak yang berisiko stunting. Semoga program ini terus berlanjut dan lebih banyak lagi yang terbantu,” tuturnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru