Ekonomi Kepri Triwulan I Tahun 2023 Tumbuh 6,51 Persen

- Publisher

Sabtu, 6 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada triwulan I tahun 2023 tumbuh sebesar 6,51 persen atau tumbuh lebih cepat dibanding triwulan I-2022 (y-on-y) yang tumbuh sebesar 2,83 persen.

“Berdasarkan produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, perekonomian Kepri triwulan I-2023 mencapai Rp80,32 triliun, dan atas dasar harga konstan mencapai Rp48,81 triliun,” kata Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus dalam siaran pers secara daring di Tanjungpinang, dilansir dari ANTARA, Jumat 5 Mei 2023.

BACA JUGA:  Buka Turnamen Voli, Ini Harapan Rahma

BACA JUGA :

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

Dari sisi lapangan usaha, sebut Darwis, pertumbuhan ekonomi pada triwulan ini didorong oleh kategori industri pengolahan yang memiliki andil pertumbuhan sebesar 3,28 persen dan kategori konstruksi memberikan andil pertumbuhan sebesar 1,36 persen, serta penyediaan makan minum memberikan andil sebesar 1,16 persen.

Sedangkan dari sisi pengeluaran, katanya pula, komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) mempunyai andil pertumbuhan sebesar 3,05 persen dan komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga (PK-RT) dengan andil sebesar 2,22 persen.

BACA JUGA:  Sekdaprov Adi Ajak Muslimat NU Pererat Tali Silaturahmi dan Jaga Toleransi Umat Beragama

“Struktur ekonomi Kepri pada triwulan I-2023 masih didominasi oleh industri pengolahan (42,41 persen), konstruksi (19,15 persen), dan pertambangan dan penggalian (10,38 persen),” ujarnya pula.

Namun demikian, katanya lagi, ekonomi Kepri triwulan I-2023 jika dibandingkan dengan triwulan IV-2022 (q-to-q) mengalami kontraksi sebesar 3,31 persen.

BACA JUGA :

OJK Optimis ASEAN Jadi Episentrum Pertumbuhan Ekonomi

Dari sisi produksi, kontraksi ekonomi terutama disebabkan oleh kategori konstruksi dengan andil kontraksi sebesar 2,13 persen, diikuti kategori industri pengolahan dengan andil kontraksi sebesar 0,79 persen.

BACA JUGA:  Menelisik Kebijakan Bansos Pemprov Kepri Selama Pandemi COVID-19

Sementara itu, dari sisi pengeluaran, disebabkan oleh komponen pengeluaran konsumsi pemerintah (PK-P) dengan andil kontraksi terbesar yaitu 4,07 persen, diikuti komponen PMTB dengan andil kontraksi sebesar 0,05 persen.

“Dalam lingkup regional, PDRB Kepri triwulan I-2023 memberikan kontribusi sebesar 7,38 persen terhadap PDRB Pulau Sumatera,” ujar Darwis lagi. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Berita Terbaru