Kementerian Kesehatan Anjurkan Skrining Kesehatan Jiwa Sekali Setahun untuk Semua Kalangan

- Admin

Sabtu, 26 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kementerian Kesehatan mengajurkan agar masyarakat melakukan skrining kesehatan jiwa minimal satu kali dalam setahun. Skrining ini bertujuan untuk mendeteksi dini kondisi kejiwaan individu, sehingga jika ditemukan tanda-tanda masalah mental, intervensi dapat segera dilakukan.

Direktur Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan, Imran Pambudi, menyampaikan bahwa anjuran skrining kesehatan jiwa ini ditujukan untuk seluruh siklus hidup, mulai dari ibu hamil, nifas, anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia (lansia).

Baca Juga :  BPOM Larang Gunakan SKM dengan Cara Diseduh & Diminum Langsung

“Untuk kelompok masyarakat yang berisiko mengalami masalah kesehatan jiwa, seperti individu dengan penyakit kronis, mereka menjadi sasaran prioritas untuk mendapatkan skrining satu kali dalam setahun, meskipun dapat dilakukan lebih dari satu kali jika diperlukan,” kata Imran pada Jumat (25/10/2024).

Skrining kesehatan jiwa diperbolehkan dilakukan lebih dari sekali jika terdapat indikasi. Khusus untuk ibu hamil, skrining dianjurkan dilakukan sebanyak tiga kali. Rincian skrining untuk ibu hamil meliputi dua kali selama masa kehamilan: pertama pada saat pemeriksaan kehamilan di trimester pertama (kunjungan ke-1 Antenatal Care/ANC) dan kedua pada trimester ketiga (kunjungan ke-5 ANC). Selain itu, satu kali skrining dilakukan pada masa nifas, yaitu saat pelayanan nifas ketiga (KF-3), yang dilaksanakan 8-28 hari setelah persalinan.

Baca Juga :  Meski Jarang Gerak, Begini Trik Turunkan Berat Badan

Lebih lanjut, Imran menjelaskan bahwa layanan skrining kesehatan jiwa dapat diakses oleh masyarakat di puskesmas. Akses ini tidak terbatas pada puskesmas yang berada di kota-kota besar, tetapi juga tersedia di puskesmas di daerah.

Baca Juga :  Kasus Gangguan Ginjal Akut di Indonesia Turun Signifikan

“Skrining kesehatan jiwa dan tindak lanjut hasil skrining merupakan salah satu program pencegahan masalah kesehatan jiwa yang dijalankan oleh tenaga kesehatan di puskesmas. Oleh karena itu, semua puskesmas bisa melaksanakan kegiatan skrining ini,” tutup Imran.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua
Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya
Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online
Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita
Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik
Tak Takut Maag, Ini Makanan Penambah Darah yang Ramah Lambung
Manfaat Mandi Subuh, Dari Daya Tahan Tubuh hingga Kesehatan Mental
Sehat Sampai Tua Dimulai dari Sekarang, Ini Kebiasaan Sederhana yang Perlu Dijaga

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 08:03 WIB

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:29 WIB

Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:56 WIB

Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:06 WIB

Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:58 WIB

Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB