Kemlu Pulangkan Jenazah WNI Korban TPPO di Kamboja

- Publisher

Selasa, 13 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanak keluarga menangis saat jenazah Rizal Sampurna tiba di rumah duka di Sukowidi, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (12/5/2025). Rizal Sampurna yang meninggal dunia di Kamboja tempatnya bekerja sebagai admin judi online dan diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) itu akhirnya tiba di rumah duka setelah proses pemulangan jenazahnya oleh KBRI Phnom Penh berlangsung hampir 2 bulan. Foto: ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU

Sanak keluarga menangis saat jenazah Rizal Sampurna tiba di rumah duka di Sukowidi, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (12/5/2025). Rizal Sampurna yang meninggal dunia di Kamboja tempatnya bekerja sebagai admin judi online dan diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) itu akhirnya tiba di rumah duka setelah proses pemulangan jenazahnya oleh KBRI Phnom Penh berlangsung hampir 2 bulan. Foto: ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU

INIKEPRI.COM – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui KBRI Phnom Penh memulangkan jenazah Rizal Sampurna, WNI korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang meninggal dunia akibat serangan jantung di Kamboja.

Menurut keterangan tertulis Kemlu RI di Jakarta, Senin (12/5/2025), jenazah Rizal tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya pada Minggu (11/5) pukul 19:30 WIB dan langsung diberangkatkan ke kampung halamannya di Banyuwangi, Jawa Timur.

KBRI Phnom Penh menerima informasi mengenai wafatnya Rizal dari kepolisian Kamboja pada 17 Maret 2025.

BACA JUGA:  bjb WideScreen Expendables 4 di Gandaria City Jakarta Disambut Meriah Nasabah bank bjb

Menindaklanjuti hal tersebut, KBRI langsung mengirimkan nota diplomatik kepada pihak Kamboja untuk mencari perusahaan yang mempekerjakan almarhum dan meminta pertanggungjawaban mereka.

Almarhum diketahui bekerja sebagai admin di sektor penipuan daring (online scam) di Kamboja dan diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kepolisian Kamboja kemudian berhasil menemui perusahaan tersebut, dan mereka pada akhirnya bersedia bertanggung jawab terhadap proses pemulangan jenazah Rizal hingga kepulangannya ke tanah air pada Sabtu (10/5/2025).

BACA JUGA:  Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Oleh Ditresnarkoba Polda Kepri

Setibanya di kampung halaman, jenazah Rizal langsung diserahterimakan kepada keluarganya. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Kemlu RI menyampaikan belasungkawa dan menjelaskan langkah-langkah yang telah ditempuh dalam proses pemulangan almarhum.

Bercermin dari kasus itu, pemerintah RI mengimbau supaya masyarakat berhati-hati dalam menerima tawaran kerja yang mencurigakan dan dapat berujung pada jebakan eksploitasi perusahaan penipuan daring.

BACA JUGA:  Bocah ini Kerja Jadi Kuli, Biar Bisa Beli Smartphone Untuk Belajar

Kemlu RI juga meminta masyarakat mengikuti prosedur dan mekanisme yang berlaku apabila hendak bekerja di luar negeri.

Selain itu, Indonesia juga akan terus mendorong penegakan hukum terhadap perusahaan pelaku penipuan dari di Kamboja.

Berdasarkan data 2024, jumlah WNI yang berada di Kamboja dengan izin tinggal mencapai lebih dari 131.000 orang.

Provinsi Banteay Meanchey menjadi lokasi konsentrasi terbesar kedua setelah Preah Sihanouk, di mana terdapat 36.500 lebih WNI.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima
Cegah Banjir, Batam Rutin Normalisasi Drainase hingga Siapkan Kolam Retensi 2027
Cuaca Kepri Senin 28 September, BMKG: Hujan Berpotensi Guyur Batam hingga Anambas Hari Ini
HMI Natuna Dukung ANRC yang Digagas Raja Mustakim Kawal Hak Daerah, DBH Migas Harus Berbasis Data
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Kriyanusa 2026 Jadi Inspirasi, Erlita Amsakar Dorong Produk UMKM Batam Tembus Pasar Lebih Luas
Kabar Baik! Bedah Rumah Natuna 2026 Dapat Tambahan Ratusan Unit dari Pusat, Ini Rinciannya
Waspada Cuaca Kepri Hari Ini, Batam, Karimun, Natuna dan Anambas Berpotensi Hujan Disertai Petir

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 07:22 WIB

18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima

Senin, 28 September 2026 - 07:00 WIB

Cegah Banjir, Batam Rutin Normalisasi Drainase hingga Siapkan Kolam Retensi 2027

Senin, 28 September 2026 - 06:49 WIB

Cuaca Kepri Senin 28 September, BMKG: Hujan Berpotensi Guyur Batam hingga Anambas Hari Ini

Minggu, 27 September 2026 - 14:48 WIB

HMI Natuna Dukung ANRC yang Digagas Raja Mustakim Kawal Hak Daerah, DBH Migas Harus Berbasis Data

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Berita Terbaru