Pemko dan BP Batam Bentuk Tim Khusus Tangani Banjir, Amsakar: Ini Masalah Serius dan Perlu Kolaborasi

- Publisher

Sabtu, 24 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam sekaligus Ex Officio Kepala BP Batam Amsakar Achmad meninjau titik banjir beberapa waktu lalu. Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam sekaligus Ex Officio Kepala BP Batam Amsakar Achmad meninjau titik banjir beberapa waktu lalu. Foto: INIKEPRI.COM

π‘»π’Šπ’Ž π’•π’‚π’”π’Œ 𝒇𝒐𝒓𝒄𝒆 π’ƒπ’†π’“π’ˆπ’†π’“π’‚π’Œ 𝒄𝒆𝒑𝒂𝒕 π’Šπ’π’—π’†π’π’•π’‚π’“π’Šπ’”π’‚π’”π’Š π’˜π’Šπ’π’‚π’šπ’‚π’‰ π’“π’‚π’˜π’‚π’, π’π’π’“π’Žπ’‚π’π’Šπ’”π’‚π’”π’Š 𝒔𝒂𝒍𝒖𝒓𝒂𝒏 𝒑𝒖𝒏 π’…π’Šπ’Žπ’–π’π’‚π’Š

INIKEPRI.COM – Menyikapi tingginya intensitas hujan yang kerap menimbulkan banjir di berbagai wilayah, Wali Kota Batam yang juga menjabat sebagai Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, membentuk tim khusus penanganan banjir. Tim yang diberi nama task force ini merupakan gabungan dari unsur teknis Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.

Amsakar menegaskan, pembentukan tim ini merupakan langkah awal untuk menata sistem penanganan banjir secara terstruktur dan terkoordinasi. “Kami satukan tenaga teknis dari dua lembaga, mulai dari pejabat hingga tingkat kecamatan. Ini agar semua lini bisa bergerak serempak,” ujarnya.

BACA JUGA:  KNPI Kepri Jalin Silaturahmi dengan Batam TV

Tim gabungan ini telah turun ke lapangan untuk memetakan titik-titik rawan banjir. Dari 12 kecamatan di Batam, sembilan di antaranya tercatat rawan terdampak saat hujan deras mengguyur.

β€œTim sudah bergerak di sembilan kecamatan. Saat ini mereka melakukan pendataan menyeluruh, termasuk di kelurahan-kelurahan yang masih dalam proses inventarisasi,” jelas Amsakar.

Proses ini akan menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan lanjutan, terutama dalam menyusun prioritas pekerjaan berdasarkan ketersediaan anggaran.

Setelah data lapangan rampung, Pemko Batam akan memetakan wilayah yang dapat ditangani melalui dana APBD. Namun Amsakar menegaskan, kompleksitas persoalan banjir di Batam tidak bisa diatasi dengan APBD saja.

BACA JUGA:  BBFW 2025 Resmi Dibuka, Amsakar Bersama Li Claudia dan Erlita Awali dengan Membatik

β€œMana yang bisa diselesaikan dengan APBD akan kita selesaikan. Tapi tetap kita usulkan juga ke pusat, karena banyak titik banjir yang memerlukan intervensi lebih besar,” katanya.

Sambil menunggu finalisasi data, Pemko Batam telah memulai langkah taktis di lapangan dengan mengerahkan alat berat untuk melakukan pengerukan saluran air di sejumlah lokasi. Langkah ini ditujukan sebagai solusi jangka pendek guna mempercepat aliran air dan mengurangi genangan.

β€œAlat berat sudah kita sebar di beberapa kecamatan. Kita fokus ke titik-titik yang bisa segera ditangani lewat normalisasi,” tambahnya.

Amsakar menjelaskan, penanganan banjir ini akan dilakukan secara bertahap. Pertama, melalui pemetaan dan pendataan lapangan. Kedua, menghitung kebutuhan pembiayaan. Ketiga, membagi peran antar instansi – baik Pemko, BP Batam, hingga Pemerintah Provinsi dan pusat.

BACA JUGA:  Miris! Pemko Batam Gelar Halal Bihalal dengan 'Uang Rakyat', Malah Dijadikan Ajang Kampanye

β€œKita ingin kerja tim ini terstruktur. Tidak saling tumpang tindih, tapi saling mendukung,” jelasnya.

Amsakar menambahkan, fokus penanganan saat ini tertuju pada sembilan kecamatan. Sementara tiga lainnya, Belakangpadang, Bulang, dan Galang, dinyatakan relatif aman dari banjir.

β€œMakanya kami fokuskan pada wilayah yang memang rentan. Tim ini akan bekerja terus hingga ada hasil nyata di lapangan,” tutupnya.

Dengan pembentukan tim khusus ini, Amsakar berharap koordinasi lintas lembaga bisa menghasilkan solusi jangka panjang untuk persoalan banjir yang sudah lama dikeluhkan warga Batam.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

BP Batam Dukung Penertiban Pemanfaatan Ruang Laut Sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-undangan
311 Pejabat Dilantik, Amsakar Siapkan Birokrasi Batam yang Cepat, Profesional, dan Responsif
Amsakar Optimistis Ekonomi Batam Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pendapatan Daerah Diproyeksi Tembus Rp4,25 Triliun
Lautan Manusia Warnai Kepri Bersholawat 3, Malam Cinta Rasul Cinta Negeri Penuh Kekhusyukan
Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang
Ahmad Muzani dan Habib Syeikh Resmikan Ponpes Nur Iman Pulau Kasu, Kisah 10 Tahun Lalu Akhirnya Jadi Kenyataan
BP Batam Perkuat Transformasi Digital melalui Pengembangan Super Apps
Kepala BP Batam: Sekolah Rakyat Merah Putih Prioritaskan Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:28 WIB

BP Batam Dukung Penertiban Pemanfaatan Ruang Laut Sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-undangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Amsakar Optimistis Ekonomi Batam Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pendapatan Daerah Diproyeksi Tembus Rp4,25 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Lautan Manusia Warnai Kepri Bersholawat 3, Malam Cinta Rasul Cinta Negeri Penuh Kekhusyukan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Ahmad Muzani dan Habib Syeikh Resmikan Ponpes Nur Iman Pulau Kasu, Kisah 10 Tahun Lalu Akhirnya Jadi Kenyataan

Berita Terbaru