Pemko Batam Usulkan Perubahan KUA-PPAS 2025, Fokus pada Ekonomi dan Layanan Publik

- Publisher

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Batam mengajukan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Batam, Senin (2/6/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Pemerintah Kota Batam mengajukan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Batam, Senin (2/6/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM — Pemerintah Kota Batam mengajukan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Batam, Senin (2/6/2025).

Rancangan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.

Usulan perubahan tersebut dilandasi oleh penyesuaian asumsi ekonomi makro dan prioritas pembangunan daerah, yang mengikuti arahan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020.

“Penyesuaian dilakukan karena adanya dinamika baru dalam proyeksi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah, termasuk perkembangan kondisi ekonomi terkini,” ujar Amsakar.

Dalam rancangan itu, pertumbuhan ekonomi Batam tahun 2025 diperkirakan mencapai kisaran 6,8–7,5 persen, sedikit disesuaikan dari proyeksi awal sebesar 6,8–7,6 persen. Pertumbuhan tersebut didorong oleh sektor unggulan seperti investasi, industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, serta pariwisata. Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park dan Batam Aero Technic turut menjadi penggerak utama.

BACA JUGA:  Semangat Kartini Harus Menjadi Inspirasi bagi Perempuan Batam

Tingkat inflasi diproyeksi tetap terkendali pada kisaran 1,5–3,5 persen, sejalan dengan target nasional. Sementara itu, konsumsi riil per kapita masyarakat diperkirakan naik menjadi Rp19,8 juta hingga Rp20 juta pada 2025, dari Rp19,6 juta pada tahun sebelumnya.

Pendapatan Naik, Belanja Meningkat

Dalam Rancangan Perubahan APBD 2025, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp4,16 triliun, naik 5,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3,96 triliun. Peningkatan ini didorong oleh optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang dipatok sebesar Rp2,25 triliun atau naik 5,85 persen. Pendapatan transfer dari pusat dan provinsi juga meningkat 3,76 persen menjadi Rp1,9 triliun.

BACA JUGA:  Amsakar Jabat Ex Officio Kepala BP Batam dan Li Claudia Wakil Kepala BP Batam

Pemerintah Kota Batam menyiapkan sejumlah langkah untuk menggenjot PAD, termasuk intensifikasi pajak, kerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepulauan Riau, serta penguatan sistem pembayaran non-tunai.

Di sisi lain, belanja daerah turut naik 5,49 persen menjadi Rp4,30 triliun. Alokasi belanja diarahkan untuk lima prioritas utama pembangunan, yakni:

1. Peningkatan daya saing daerah,

2. Pemerataan kesejahteraan,

3. Reformasi birokrasi dan pelayanan publik,

4. Pembangunan infrastruktur berkelanjutan, dan

5. Penguatan sumber daya manusia unggul dan kompetitif.

Belanja modal mengalami lonjakan hingga 21,24 persen menjadi Rp877 miliar. Anggaran ini difokuskan pada penanganan banjir, pengelolaan sampah, peningkatan jalan, serta penataan taman kota.

Sementara itu, belanja operasi meningkat 4,37 persen menjadi Rp3,41 triliun, mencakup gaji aparatur sipil negara, biaya operasional SKPD, hingga alokasi bantuan sosial. Sebaliknya, belanja tak terduga dikurangi secara signifikan, dari Rp85 miliar menjadi Rp12,3 miliar.

BACA JUGA:  Wali Kota Batam Terima MUI Award 2025, Dukung Penguatan Umat dan Ekonomi Syariah

Arah Pembangunan Inklusif

Selain aspek fisik, alokasi anggaran juga diarahkan untuk subsidi bagi pelaku usaha mikro, bantuan sosial bagi lansia, program BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja rentan, serta program beasiswa dan penyediaan seragam sekolah gratis.

Adapun penerimaan pembiayaan daerah juga naik sebesar 16,99 persen, dari Rp115 miliar menjadi Rp134,5 miliar. Kenaikan tersebut berasal dari efisiensi belanja dan pelampauan pendapatan sebelumnya, termasuk sisa dana dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) serta Dana BOS.

“Kami berharap pembahasan bersama Badan Anggaran DPRD Kota Batam dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah dapat berjalan dengan baik, agar arah pembangunan semakin selaras dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Amsakar menutup.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani
Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci
Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026
Amsakar dan Li Claudia Lepas Jemaah Haji Batam, Minta Doa untuk Kemajuan Kota
Amsakar Siapkan Reformasi Tata Kelola Sampah Batam, Libatkan Ahli dan Teknologi Modern
Polda Kepri Berduka, Ipda Supriadi alias Joker Meninggal Dunia
Muhammad Kamaluddin Respons Permohonan Maaf Tempo: Evaluasi Serius agar Insiden Serupa Tak Terjadi Lagi
Tinjau ZoSS, Li Claudia Tegaskan Komitmen Pemerintah Dalam Penyediaan Infrastruktur Publik

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:00 WIB

Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani

Jumat, 17 April 2026 - 06:52 WIB

Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci

Kamis, 16 April 2026 - 14:50 WIB

Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026

Kamis, 16 April 2026 - 07:25 WIB

Amsakar Siapkan Reformasi Tata Kelola Sampah Batam, Libatkan Ahli dan Teknologi Modern

Kamis, 16 April 2026 - 06:05 WIB

Polda Kepri Berduka, Ipda Supriadi alias Joker Meninggal Dunia

Berita Terbaru