Kepri Pertahankan Peringkat Tiga Nasional dalam Produktivitas Tenaga Kerja 2024

- Admin

Senin, 9 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2024 yang diolah oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatik) Kementerian Ketenagakerjaan, Kepri berhasil mempertahankan posisinya di peringkat tiga nasional untuk produktivitas tenaga kerja, menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dalam tiga tahun terakhir. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2024 yang diolah oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatik) Kementerian Ketenagakerjaan, Kepri berhasil mempertahankan posisinya di peringkat tiga nasional untuk produktivitas tenaga kerja, menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dalam tiga tahun terakhir. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Provinsi Kepulauan Riau kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2024 yang diolah oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatik) Kementerian Ketenagakerjaan, Kepri berhasil mempertahankan posisinya di peringkat tiga nasional untuk produktivitas tenaga kerja, menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dalam tiga tahun terakhir.

Sesuai sumber data yang diolah kemennaker secara nasional, rata-rata produktivitas tenaga kerja Indonesia pada 2024 mencapai Rp 89,33 juta per orang, meningkat dari Rp 87,96 juta pada tahun sebelumnya. Sementara itu, Kepulauan Riau mencatatkan angka jauh di atas rata-rata nasional, yaitu sebesar Rp 200,12 juta per tenaga kerja.

Baca Juga :  Gerak Cepat Satgas Halal Kepri Turun ke Lapangan Awasi 9 Produk Pangan Olahan Terdeteksi Mengandung Unsur Babi

Angka ini mengalami peningkatan dari Rp 196,25 juta pada 2023 dan Rp 164,5 juta pada 2022. Setelah menempati posisi kelima pada 2022, Kepri berhasil naik ke peringkat ketiga nasional pada 2023 dan mempertahankannya pada 2024.

Dengan capaian tersebut, Kepri berada di bawah DKI Jakarta yang mencatatkan produktivitas sebesar Rp 421,13 juta, dan Kalimantan Timur dengan Rp 288,81 juta per tenaga kerja.

Peningkatan signifikan ini tidak terlepas dari pertumbuhan pesat sektor industri di Kepri serta meningkatnya investasi terhadap tenaga kerja terampil. Pemerintah Provinsi Kepri juga dinilai berhasil memanfaatkan potensi daerah dengan meningkatkan efisiensi sistem kerja dan memperkuat kualitas sumber daya manusia, yang menjadi kunci peningkatan daya saing tenaga kerja.

Baca Juga :  Jalin Kerja Sama dengan UNP, Pemprov Kepri Perluas Jejaring Pendidikan dan Tingkatkan Kualifikasi Tendik

Secara metodologis, produktivitas tenaga kerja dihitung dari rasio antara Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan jumlah tenaga kerja. Indikator ini mencerminkan efisiensi ekonomi dan kualitas SDM di suatu daerah, serta menjadi salah satu parameter penting dalam menilai keberhasilan pembangunan.

Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menyambut baik capaian ini dan menilai bahwa prestasi tersebut merupakan buah dari sinergi berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

“Capaian ini adalah hasil dari kerja keras seluruh elemen, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat Kepri. Kita berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan, pendidikan vokasi, dan kebijakan yang berpihak pada peningkatan produktivitas,” ujar Gubernur Ansar.

Baca Juga :  Dua Tahun Berturut-turut, Kepri Raih Penghargaan Industri Halal Nasional

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berinovasi dalam memperkuat ekosistem investasi dan industri agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

“Kita tidak boleh cepat puas. Ke depan, Kepri akan terus mendorong pengembangan SDM unggul dan memperluas digitalisasi di sektor industri. Tujuannya agar pertumbuhan ekonomi kita bersifat inklusif, merata, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Nakertrans Provinsi Kepri Jhon A. Barus menambahkan, bahwa dengan konsistensi dalam mendorong produktivitas dan kualitas tenaga kerja, Kepulauan Riau semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang tangguh dan kompetitif.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB