Tragedi di PT ASL Shipyard: Tiga Nyawa Melayang, Empat Luka Serius dalam Kebakaran Kapal Tanker

- Publisher

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal tanker Federal II yang tengah dok di PT ASL Shipyard terbakar. Foto: Tangkapan Layar

Kapal tanker Federal II yang tengah dok di PT ASL Shipyard terbakar. Foto: Tangkapan Layar

INIKEPRI.COM – Suasana sore yang tenang di kawasan galangan kapal PT ASL di Tanjung Uncang mendadak berubah menjadi kepanikan besar. Sekira pukul 15.00 WIB, kobaran api melalap sebuah kapal tanker yang sedang dalam proses pengerjaan di galangan kapal bernama lambung Federal II. Asap hitam membumbung tinggi, mengundang kecemasan warga sekitar dan para pekerja di area tersebut.

Tragedi ini menelan korban jiwa. Tujuh pekerja menjadi korban dalam insiden memilukan ini—tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara empat lainnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi luka bakar serius.

BACA JUGA:  Tampung Aspirasi Pelaku Industri di Batam, BP Batam Segera Ambil Langkah Strategis

“Saat ini terdapat tujuh korban, di mana tiga orang tewas tidak tertolong nyawanya dan empat pekerja mengalami luka berat akibat terbakar,” ungkap Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, ketika dikonfirmasi media.

Tangisan keluarga dan rekan kerja menyelimuti rumah sakit tempat para korban dirawat. Beberapa dari mereka tak kuasa menahan haru, mengingat para korban dikenal sebagai tulang punggung keluarga yang setiap hari bertaruh nyawa untuk bekerja di lingkungan berat seperti galangan kapal.

BACA JUGA:  Insiden Fatal di PT ASL Shipyard Batam, 10 Pekerja Tewas dan 18 Luka-Luka

Tim pemadam kebakaran di lokasi berjuang keras selama kurang lebih 30 menit untuk menjinakkan api yang melalap kapal. Meski api berhasil dipadamkan, luka yang ditinggalkan bagi keluarga korban dan sesama pekerja jauh lebih dalam dari sekadar luka fisik.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari manajemen PT ASL Shipyard. Sementara itu, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran yang diduga berasal dari aktivitas perbaikan teknis di dalam kapal.

BACA JUGA:  PLN Batam dan Polda Kepri Siap Bersinergi Jaga Pasokan Listrik Andal dan Aman

Tragedi ini menjadi pengingat keras tentang pentingnya sistem keselamatan kerja di area berisiko tinggi. Nyawa para pekerja tak seharusnya menjadi taruhan dari kelalaian atau minimnya perlindungan.

Hari ini, Batam berkabung. Di balik deru mesin dan gemuruh logam di galangan kapal, tersimpan kisah duka dan pengorbanan para pekerja yang mungkin tak pernah kita dengar, hingga mereka menjadi korban.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Saya Orang Pertama yang Bersuara”: Kesaksian Korban Membuka Babak Baru Dugaan Intimidasi di Bukit Indah Piayu
Video Viral Menghilang, Warga Perumahan Bukit Indah Piayu Mengaku Diintimidasi, Ancaman Longsor Membayangi Proyek Mahkota Property Group
Apresiasi Peran BP Batam, Banggar DPR RI Optimis Batam Menjadi Kawasan Investasi Berkelas Dunia
Diduga Pengemudi Alami Gangguan Kesehatan, Mitsubishi Storm Tabrak Delapan Motor di Batam
Di Hadapan Menko Polkam, KNPI Kepri Soroti Kasus Dugaan Penyelundupan Logam Tanah Jarang di Batam
Ketua DPRD Batam Dukung Program FPK, Tegaskan Kerukunan Jadi Kunci Kemajuan Kota
Cara Cek Tagihan Listrik PLN Batam Secara Online, Cukup Lewat HP
Prakiraan Cuaca Kepri 3 Juli: Batam hingga Karimun Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:07 WIB

Saya Orang Pertama yang Bersuara”: Kesaksian Korban Membuka Babak Baru Dugaan Intimidasi di Bukit Indah Piayu

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:34 WIB

Video Viral Menghilang, Warga Perumahan Bukit Indah Piayu Mengaku Diintimidasi, Ancaman Longsor Membayangi Proyek Mahkota Property Group

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:16 WIB

Diduga Pengemudi Alami Gangguan Kesehatan, Mitsubishi Storm Tabrak Delapan Motor di Batam

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:43 WIB

Di Hadapan Menko Polkam, KNPI Kepri Soroti Kasus Dugaan Penyelundupan Logam Tanah Jarang di Batam

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Batam Dukung Program FPK, Tegaskan Kerukunan Jadi Kunci Kemajuan Kota

Berita Terbaru