Insiden Fatal di PT ASL Shipyard Batam, 10 Pekerja Tewas dan 18 Luka-Luka

- Publisher

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mt federal 2. Foto: Istimewa

Mt federal 2. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Tragedi kebakaran kembali menimpa kapal tanker MT Federal II yang tengah menjalani proses perbaikan di galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Insiden yang terjadi pada Rabu (15/10/2025) dini hari itu menelan 10 korban jiwa dan 18 orang pekerja mengalami luka-luka.

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan total terdapat 28 pekerja yang menjadi korban dalam kebakaran kali ini.

“Sementara korban yang sudah diketahui yaitu sebanyak 28 orang. Sepuluh orang di antaranya meninggal dunia, 18 masih dalam perawatan intensif,” ujar Irjen Asep saat memberikan keterangan pers seusai mengunjungi korban di RS Mutiara Aini.

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini, Selasa 26 Agustus 2025

Dari 18 korban luka, empat di antaranya mengalami luka berat dan saat ini tengah dirawat di ruang ICU RS Mutiara Aini Batam. Sementara korban lainnya masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit lain di wilayah Batam.

“Mudah-mudahan 18 korban ini bisa selamat. Mereka masih dirawat intensif di beberapa rumah sakit. Di RS Mutiara Aini ada empat korban luka berat yang berada di ICU,” ungkap Asep.

Masih Diselidiki, Polisi Pastikan Proses Hukum Jika Ada Kelalaian

Kapolda Kepri menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab kebakaran kapal tersebut. Tim Reskrim Polresta Barelang, Polda Kepri, serta Inafis telah dikerahkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

BACA JUGA:  Pandemi, Ekspor Hasil Perikanan Melalui Belakangpadang Tetap Berjalan

“Penyebabnya sedang diselidiki oleh tim Reskrim, baik dari Polresta Barelang maupun Polda. Inafis juga masih bekerja di TKP,” jelasnya.

Asep menegaskan, jika hasil penyelidikan nantinya menemukan adanya unsur kelalaian keselamatan kerja, pihaknya akan memproses hukum pihak-pihak terkait.

“Apabila ditemukan unsur kelalaian yang mengakibatkan orang meninggal dunia, maka akan kita tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Pernah Terbakar Sebelumnya

Kapal MT Federal II bukan kali pertama mengalami kebakaran di galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia. Sebelumnya, pada 26 Juni 2025, kapal yang sama juga terbakar di lokasi yang sama, menewaskan empat orang pekerja dan melukai lima lainnya.

BACA JUGA:  Li Claudia Salurkan Bantuan dan Sumbangan Pembangunan di Rempang Eco City

Atas peristiwa sebelumnya, Polresta Barelang telah menetapkan dua orang dari bagian Health, Safety, and Environment (HSE) perusahaan berinisial A dan F sebagai tersangka atas dugaan kelalaian keselamatan kerja.

Kebakaran kedua ini kembali menyoroti tingkat keselamatan kerja dan pengawasan industri perkapalan di Batam, yang selama ini menjadi pusat industri maritim nasional.

Hingga berita ini diturunkan, proses pendinginan dan evakuasi di lokasi masih berlangsung. Aparat gabungan dari Polda Kepri, Polresta Barelang, BPBD Batam, dan TNI AL terus melakukan penyisiran di sekitar kapal guna memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Saya Orang Pertama yang Bersuara”: Kesaksian Korban Membuka Babak Baru Dugaan Intimidasi di Bukit Indah Piayu
Video Viral Menghilang, Warga Perumahan Bukit Indah Piayu Mengaku Diintimidasi, Ancaman Longsor Membayangi Proyek Mahkota Property Group
Apresiasi Peran BP Batam, Banggar DPR RI Optimis Batam Menjadi Kawasan Investasi Berkelas Dunia
Diduga Pengemudi Alami Gangguan Kesehatan, Mitsubishi Storm Tabrak Delapan Motor di Batam
Di Hadapan Menko Polkam, KNPI Kepri Soroti Kasus Dugaan Penyelundupan Logam Tanah Jarang di Batam
Ketua DPRD Batam Dukung Program FPK, Tegaskan Kerukunan Jadi Kunci Kemajuan Kota
Cara Cek Tagihan Listrik PLN Batam Secara Online, Cukup Lewat HP
Prakiraan Cuaca Kepri 3 Juli: Batam hingga Karimun Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:07 WIB

Saya Orang Pertama yang Bersuara”: Kesaksian Korban Membuka Babak Baru Dugaan Intimidasi di Bukit Indah Piayu

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:34 WIB

Video Viral Menghilang, Warga Perumahan Bukit Indah Piayu Mengaku Diintimidasi, Ancaman Longsor Membayangi Proyek Mahkota Property Group

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:16 WIB

Diduga Pengemudi Alami Gangguan Kesehatan, Mitsubishi Storm Tabrak Delapan Motor di Batam

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:43 WIB

Di Hadapan Menko Polkam, KNPI Kepri Soroti Kasus Dugaan Penyelundupan Logam Tanah Jarang di Batam

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Batam Dukung Program FPK, Tegaskan Kerukunan Jadi Kunci Kemajuan Kota

Berita Terbaru