Lautan Merenggut, Negara Menyambut: Santunan dan Beasiswa Mengalir ke Ahli Waris Nelayan

- Publisher

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna, Cen Sui Lan (tengah), secara simbolis menyerahkan santunan jaminan kematian dan beasiswa pendidikan kepada dua ahli waris nelayan, Armidawati (kiri) dan Fatimah (kedua dari kiri), di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2025). Santunan senilai total Rp205,5 juta tersebut berasal dari program BPJS Ketenagakerjaan yang iurannya ditanggung pemerintah. Hadir dalam kesempatan itu perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Natuna dan jajaran terkait. Foto: Istimewa

Bupati Natuna, Cen Sui Lan (tengah), secara simbolis menyerahkan santunan jaminan kematian dan beasiswa pendidikan kepada dua ahli waris nelayan, Armidawati (kiri) dan Fatimah (kedua dari kiri), di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2025). Santunan senilai total Rp205,5 juta tersebut berasal dari program BPJS Ketenagakerjaan yang iurannya ditanggung pemerintah. Hadir dalam kesempatan itu perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Natuna dan jajaran terkait. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Duka yang menyelimuti dua keluarga nelayan di Kabupaten Natuna mendapat pelipur dalam bentuk nyata: santunan dan perhatian dari negara.

Pada Kamis (30/7/2025), Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyerahkan secara simbolis santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan dengan total nilai Rp205,5 juta kepada dua ahli waris nelayan yang gugur saat menjalankan tugas di lautan.

Santunan diterima oleh Armidawati, warga Desa Sepempang, sebesar Rp163,5 juta—ahli waris nelayan yang wafat karena kecelakaan kerja. Sementara Fatimah, warga Desa Batu Gajah, menerima Rp42 juta, sebagai ahli waris peserta yang meninggal bukan akibat kecelakaan kerja.

BACA JUGA:  Dihadiri 1.000 Wali Murid, Cen Sui Lan Sosialisasikan Lagi Pencairan Beasiswa PIP

“Ini bukan sekadar angka. Ini adalah bukti bahwa negara, melalui pemerintah daerah, hadir melindungi pekerja, termasuk nelayan yang setiap hari berhadapan langsung dengan risiko,” tutur Cen Sui Lan, dengan nada getir.

Kepada kedua ibu yang kini menjadi tulang punggung keluarga, Cen Sui Lan turut menyampaikan empati mendalam dan semangat juang.

“Ibu-ibu harus kuat, tetap tabah. Perjalanan hidup harus terus berlanjut. Semoga santunan ini menjadi penyambung asa dan penguat langkah untuk masa depan anak-anak,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Siapkan Anggaran Rp5 Miliar Guna Rehab Bangunan MIN 1 Batam pada 2024

Lebih dari sekadar santunan, program ini mencakup juga beasiswa pendidikan bagi anak peserta yang wafat—dengan nilai yang bervariasi, mulai dari Rp1,5 juta per tahun untuk jenjang TK-SD hingga Rp12 juta per tahun untuk perguruan tinggi, asalkan kepesertaan minimal tiga tahun.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Natuna, Hendra Harry Jona, menjelaskan bahwa peserta yang mendapatkan manfaat ini merupakan bagian dari program jaminan sosial ketenagakerjaan dengan iuran yang ditanggung oleh pemerintah daerah dan provinsi, sebesar Rp16.800 per bulan.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Bersepakat dengan Menteri Basuki Tuntaskan Jalan Lingkar Pulau Serasan Natuna

Tak hanya berhenti di situ, Cen Sui Lan juga mendorong agar ibu rumah tangga yang turut bekerja demi menopang ekonomi keluarga juga dilindungi dalam skema yang sama.

“Di Natuna, banyak ibu yang tak hanya mengurus rumah, tapi juga ikut berlayar dalam perjuangan ekonomi. Mereka juga harus dilindungi,” pesan tegas Cen Sui Lan kepada Hendra.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara
Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir
KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”
Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya
Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik
Kejari Natuna Kawal Eksekusi 15 Tahanan ke Batam-Tanjungpinang, Tempuh Jalur Laut 30 Jam
Natuna Resmi Kantongi IPSKA dari Kemendag, Cen Sui Lan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
KKP Setujui 9 Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna, Cen Sui Lan: Dongkrak Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:10 WIB

Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:21 WIB

KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”

Senin, 25 Mei 2026 - 14:06 WIB

Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya

Senin, 25 Mei 2026 - 05:50 WIB

Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik

Berita Terbaru