Fenomeno: Supercar V12 Hybrid Tercepat dari Lamborghini, Hanya 29 Unit di Dunia

- Publisher

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamborghini Fenomeno. Foto: Istimewa

Lamborghini Fenomeno. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Dunia otomotif kembali diguncang oleh Lamborghini. Produsen mobil super asal Italia ini resmi memperkenalkan Fenomeno, model terbaru sekaligus tercepat dengan mesin V12 yang pernah mereka produksi. Supercar plug-in hybrid ini diperkenalkan sebagai bagian dari koleksi eksklusif “Few-Off”, yang hanya diproduksi dalam jumlah terbatas.

Fenomeno merupakan turunan dari Revuelto, mobil plug-in hybrid pertama Lamborghini yang lahir pada 2023. Namun berbeda dengan pendahulunya, Fenomeno membawa peningkatan signifikan, baik dari segi performa, teknologi, hingga desain aerodinamika.

Mobil ini dijual dengan harga fantastis, mulai 3 juta Euro atau sekitar Rp56 miliar. Lebih langka dari berlian, Fenomeno hanya akan diproduksi 29 unit untuk konsumen di seluruh dunia, ditambah satu unit spesial yang akan disimpan Lamborghini sendiri.

Performa V12 Hybrid Terkuat

Fenomeno dibekali mesin V12 6,5 liter naturally aspirated yang telah direvisi. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 621 kW dengan torsi 725 Nm, naik dari versi Revuelto sebelumnya. Putaran mesinnya sanggup menembus 9.250 rpm, menghadirkan sensasi balap yang buas.

BACA JUGA:  MagangHub Kemnaker 2025 Buka Peluang Karier untuk Fresh Graduate, Simak Persyaratannya

Tenaga mesin bensin tersebut dipadukan dengan tiga motor listrik – dua di roda depan dan satu di atas girboks – yang menghasilkan output gabungan hingga 805 kW (1.075 Nm). Angka ini lebih besar dari Revuelto yang hanya mencapai 747 kW.

Hasilnya, Fenomeno bisa melesat dari 0–100 km/jam hanya dalam 2,4 detik, sepersepuluh detik lebih cepat dari mesin V12 konvensional. Kecepatan puncaknya pun menembus 350 km/jam.

Peningkatan performa ini juga berkat penggunaan baterai lithium-ion 7 kWh dengan daya spesifik tinggi, lebih besar dibandingkan 3,8 kWh pada Revuelto. Dengan baterai baru ini, Fenomeno mampu menempuh jarak hingga 20 km hanya dengan tenaga listrik, sebuah capaian impresif untuk mobil berfokus performa.

BACA JUGA:  Ini Keutamaan Puasa Tasua 9 Muharram

CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, menegaskan bahwa filosofi mereka bukan mengejar jarak tempuh listrik semata, melainkan bagaimana motor listrik mampu memaksimalkan tenaga mesin konvensional.

“Kita tidak hanya berbicara soal jangkauan hybrid, tapi bagaimana output daya bisa didongkrak melalui teknologi listrik,” jelasnya.

Desain dan Aerodinamika Lebih Agresif

Lamborghini membalut Fenomeno dengan sasis monokok serat karbon yang ringan namun kokoh, lengkap dengan rem karbon-keramik untuk mendukung pengereman pada kecepatan tinggi. Mobil ini menggunakan velg 21 inci di depan dan 22 inci di belakang, dipasangkan ban performa Bridgestone Potenza Sport.

Secara tampilan, Fenomeno tampil lebih agresif dibanding Revuelto. Dua intake udara besar di kap mesin terinspirasi dari mobil balap Huracan GT3, sementara siluet “ekor panjang” mengingatkan pada Essenza SCV12, mobil trek khusus yang dirilis 2020.

BACA JUGA:  Rahasia Dapat Scatter hingga Jackpot 18B Beruntun di Room Rezeki Nomplok Higgs Domino

Tak hanya itu, Lamborghini menyematkan sistem S-Duct di bagian depan untuk mengoptimalkan pendinginan, serta desain pintu baru yang juga berperan aerodinamis. Lamborghini mengklaim pendinginan samping meningkat hingga 30 persen lebih efisien dibanding model V12 reguler.

Dimensi Fenomeno tercatat panjang 5.014 mm, lebar 2.076 mm, tinggi 1.161 mm, dengan jarak sumbu roda 2.779 mm.

Filosofi Lamborghini

Menurut Winkelmann, Fenomeno adalah cerminan visi Lamborghini dalam menghadirkan supercar masa depan: memadukan kekuatan mesin V12 legendaris dengan inovasi elektrifikasi.

“Tenaga besar, desain khas, aerodinamika canggih, serta material serat karbon adalah DNA Lamborghini yang kami jaga dalam Fenomeno,” tegasnya.

Dengan segala keunggulan tersebut, Fenomeno bukan hanya sebuah mobil, melainkan ikon eksklusif Lamborghini di era elektrifikasi – supercar yang dirancang untuk menjadi legenda sejak lahir.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Di ARTOTEL Batam, “Holding Space” Ummi Damas Tampilkan Warna Ceria di Balik Keresahan Ibu
Huawei Luncurkan Pura 90 Pro dan Pro Max, Andalkan Kamera 200 MP dan AI Canggih
Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026
Akhirnya Bisa! Instagram Hadirkan Fitur Edit Komentar, Ini Cara Pakainya
DJI Osmo Pocket 4 Siap Meluncur? Ini Detail Spesifikasi yang Beredar
iPhone 18 Pro Dirumorkan Tanpa Warna Hitam, Apple Siapkan Warna Baru
ARTOTEL Batam Usung Konsep “Stay with Purpose”, Tawarkan Pengalaman Menginap Berkelanjutan
Kamera iPhone Makin Canggih? Apple Pertimbangkan 200 MP

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:00 WIB

Di ARTOTEL Batam, “Holding Space” Ummi Damas Tampilkan Warna Ceria di Balik Keresahan Ibu

Selasa, 21 April 2026 - 09:00 WIB

Huawei Luncurkan Pura 90 Pro dan Pro Max, Andalkan Kamera 200 MP dan AI Canggih

Rabu, 15 April 2026 - 06:00 WIB

Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 07:26 WIB

Akhirnya Bisa! Instagram Hadirkan Fitur Edit Komentar, Ini Cara Pakainya

Selasa, 7 April 2026 - 07:21 WIB

DJI Osmo Pocket 4 Siap Meluncur? Ini Detail Spesifikasi yang Beredar

Berita Terbaru