Li Claudia dan Menteri KKP Tinjau Calon KNMP di Rempang, Target Naikkan Pendapatan Nelayan 35,7 Persen

- Publisher

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau calon Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau calon Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM — Suasana hangat terasa di pesisir Sembulang, Rempang, Rabu (27/8/2025), ketika Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau calon Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Kehadiran keduanya membawa harapan baru bagi ratusan nelayan yang menggantungkan hidup dari laut.

KNMP di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, dihuni oleh 561 kepala keluarga, dengan 364 orang berprofesi sebagai nelayan. Saat ini rata-rata pendapatan nelayan mencapai Rp4,7 juta per bulan. Namun, setelah intervensi pembangunan, angka itu diproyeksikan melonjak menjadi Rp6,38 juta per bulan, atau naik 35,7 persen.

BACA JUGA:  Camat Belakangpadang Abdul Hanafi Tinjau Pelaku Usaha UMKM di Tengah Lonjakan Wisatawan

Tak hanya itu, program ini diperkirakan bakal menyerap 414 tenaga kerja baru atau sekitar 14 persen dari total populasi. Produksi perikanan pun ditargetkan meningkat dari 700 ton menjadi 800 ton per tahun. Komoditas andalan nelayan Rempang meliputi rajungan, teri, baronang, hingga kerapu.

Li Claudia menegaskan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kekompakan masyarakat.

“Bapak-bapak harus kompak, nelayan harus maju. Semua program ini dari masyarakat untuk masyarakat kelola. Nantinya akan ada pabrik es, SPDN, hingga pusat kuliner ikan segar,” ujarnya tegas.

Ia juga meminta warga terlibat aktif dalam pembangunan fasilitas KNMP yang ditargetkan selesai dalam empat bulan.

BACA JUGA:  Batam Usulkan Lex Specialis Kependudukan, Amsakar Soroti Tingginya Arus Migrasi

“Kalau bapak-bapak tidak ada kegiatan, mari bantu agar cepat selesai. Doakan juga cuaca bersahabat, supaya pekerjaan lancar. Kita ingin ekonomi nelayan maju untuk Kelurahan Sembulang,” tambahnya.

Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono, menyampaikan apresiasi kepada Pemko Batam dan BP Batam atas dukungan nyata dalam pembangunan kawasan pesisir.

“KNMP di Rempang ini kami harapkan bisa menjadi percontohan kampung nelayan modern di Indonesia. Tidak hanya infrastruktur, tapi juga penguatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir,” kata Trenggono.

Untuk menunjang aktivitas nelayan, pemerintah merancang pembangunan berbagai fasilitas modern, mulai dari tangga pendaratan, tambatan perahu, revetment, shelter pendaratan ikan, docking perahu, gudang beku portabel, area drop zone, shelter cool box, tower dan tangki air bersih, mushola, SPDN, area parkir, toilet umum, kios waserda, ruang genset, pusat kuliner, kantor, hingga bale nelayan.

BACA JUGA:  Bawa Sabu dan Ganja, 3 Orang Ditangkap Polisi

Kunjungan ini turut dihadiri oleh Kajari Batam, Kapolresta Barelang, jajaran BP Batam, staf ahli Pemko Batam Jefridin, serta Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admajianto. Kehadiran para pejabat ini menandakan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan KNMP sebagai tonggak kemajuan ekonomi nelayan Rempang.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Penggerebekan Kasino Batam: 197 Orang Diamankan, 10 WNA dan Rp7,7 Miliar Disita
BP Batam Hormati Hak Warga, Buka Ruang Dialog dan Verifikasi dalam Penyiapan Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih
Jelang HUT ke-81 RI, Amsakar dan Li Claudia Pastikan Kesiapan Upacara di Batam
Sudah Pindah ke Batam, Tapi Tak Bisa Urus AK-1 karena KTP Non-Permanen
Kaveling Laut dan Reklamasi Tanpa Izin Marak di Batam, PSDKP Ungkap Tren Pelanggaran
BP Batam Apresiasi Kesadaran Penerima Alokasi Tanah: 66 Pelaku Usaha Lakukan Pelaporan Mandiri
Sinergi BP Batam dan Ombudsman RI Dorong Pelayanan Publik di Batam
Pemko Batam Perkuat Persiapan Program MBG, Amsakar Soroti Data Penerima hingga Rantai Pasok

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Penggerebekan Kasino Batam: 197 Orang Diamankan, 10 WNA dan Rp7,7 Miliar Disita

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Amsakar dan Li Claudia Pastikan Kesiapan Upacara di Batam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Sudah Pindah ke Batam, Tapi Tak Bisa Urus AK-1 karena KTP Non-Permanen

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Kaveling Laut dan Reklamasi Tanpa Izin Marak di Batam, PSDKP Ungkap Tren Pelanggaran

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:19 WIB

BP Batam Apresiasi Kesadaran Penerima Alokasi Tanah: 66 Pelaku Usaha Lakukan Pelaporan Mandiri

Berita Terbaru