Warga Tiongkok Dikeroyok di Marina Park Saat Tagih Utang, Korban Ngaku Ditodong Pistol!

- Admin

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – Aksi pengeroyokan yang melibatkan seorang warga negara Tiongkok memicu perhatian publik di Batam. Insiden tersebut terjadi di kawasan Perumahan Marina Park, Lubuk Baja, Kota Batam, Selasa (23/9/2025).

Korban bernama Yang Sigu An, warga negara Tiongkok, bersama rekannya Yulianto, mendatangi rumah seorang pengusaha berinisial HR dan anaknya DN. Tujuannya adalah untuk menyelesaikan persoalan utang-piutang. Namun, niat itu justru berakhir ricuh.

Kronologi Pengeroyokan

Menurut keterangan Yulianto, setibanya di lokasi mereka tidak sempat berbicara banyak. HR dan DN disebut langsung melakukan pengeroyokan.

Baca Juga :  Tegas di Tempat Kecil, Takut Tertibkan Pacific Foodcourt. DPN GARUDA: Tim Gabungan Tebang Pilih!

“Kami datang baik-baik karena dipanggil untuk menyelesaikan hutang piutang. Tapi sampai di sana, kami langsung dikeroyok oleh DN bersama HR,” ujar Yulianto kepada wartawan.

Ia menambahkan, dirinya dipukul secara membabi buta hingga mengalami luka di bagian mulut dan pelipis. Bahkan, Yulianto mengaku sempat ditodong dengan senjata api oleh HR.

“Saya dipukul hingga berdarah, lalu HR sambil menodongkan pistol berkata: ‘Kau belum tahu siapa saya’,” jelas Yulianto sambil menunjukkan luka di pelipisnya.

Polisi Turun Tangan

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, membenarkan adanya laporan pengeroyokan ini. Polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan.

Baca Juga :  Naik Super Air Jet dari Semarang, WNA Malaysia Meninggal Sebelum Sampai Batam

“Kami saat ini masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi. Sudah tujuh orang saksi kami mintai keterangan. Perkembangannya akan segera kami sampaikan lebih lanjut,” kata Debby, Rabu (24/9/2025).

Pihak kepolisian menegaskan proses hukum akan berjalan sesuai prosedur. Korban sendiri, Yulianto dan Yang Sigu An, hingga kini menjalani perawatan medis rawat jalan akibat luka yang dialami.

Kasus Jadi Sorotan Publik

Keterlibatan warga negara asing (WNA) membuat kasus ini mendapat sorotan publik. Banyak pihak menilai aparat perlu bertindak tegas agar kejadian serupa tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Baca Juga :  Lebih Banyak Lansia Terbantu, Amsakar-Li Claudia Tambah Kuota dan Nominal Bansos

Kepolisian juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwenang.

Ancaman Hukum

Bila terbukti, para pelaku dapat dijerat pasal pengeroyokan dan penganiayaan sesuai KUHP, bahkan bisa dikenakan sanksi lebih berat jika benar ada penggunaan senjata api tanpa izin. Hal ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keamanan publik dan citra Batam sebagai kota dengan interaksi warga multinasional yang tinggi.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB