167 Warga Terima BLTS di Midai, Bupati Cen Sui Lan Tekankan Validasi Data dan Penguatan Perlindungan Sosial

- Publisher

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna Cen Sui Lan berfoto bersama penerima BLTS di Kantor Pos Midai. Foto: INIKEPRI.COM

Bupati Natuna Cen Sui Lan berfoto bersama penerima BLTS di Kantor Pos Midai. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Kunjungan kerja Bupati Natuna, Cen Sui Lan, di Pulau Midai pada Selasa (25/11/2025) berlangsung padat. Dalam kunjungan sehari tersebut, Cen Sui Lan menyempatkan diri menyapa langsung ratusan masyarakat yang sejak pagi mengantre di halaman Kantor Pos Midai untuk menerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS).

Mayoritas penerima adalah ibu rumah tangga, yang memanfaatkan momentum penyaluran bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

Di salah satu pulau kecil di perbatasan Natuna Utara itu, bantuan tunai bernilai Rp900 ribu per triwulan dapat berarti banyak, mulai dari membeli beras hingga akhir bulan, membayar ongkos sekolah anak, hingga sekadar memberi ruang bernapas di tengah harga barang yang terus merangkak naik.

Saat menyapa warga yang sedang mengantre, Cen Sui Lan menyampaikan imbauan agar bantuan digunakan secara tepat guna.

“Ibu-ibu, bantuan langsung ini digunakan sebaik-baiknya. Jangan buat beli lipstik, jangan buat beli tas,” pesan Cen Sui Lan di depan antrean warga yang memenuhi halaman kantor pos.

BACA JUGA:  Gagah! Bakamla RI Usir Kapal Coast Guard China di Laut Natuna Utara

Bupati Natuna Cen Sui Lan hadir bersama anggota DPRD Natuna Ermuddin, anggota DPRD Kepri Mustamin Bakri dan Daeng Amhar, serta suaminya Raja Mustakim, untuk memastikan proses penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Protes Warga Soal Ketepatan Data

Meski berlangsung lancar, momen penyaluran BLTS sempat diselingi gumaman protes warga. Seorang ibu menyampaikan kritik halus terkait ketepatan data penerima manfaat.

“Yang punya motor baru, Buk? Yang pakai motor baru?” ujarnya dengan nada setengah bertanya, merujuk pada seseorang yang dinilai memiliki kemampuan ekonomi lebih baik dibanding penerima lain.

Suasana kembali ramai ketika salah satu penerima tampak mengenakan perhiasan mencolok. Pemandangan tersebut langsung menarik perhatian rombongan Cen Sui Lan dan menambah sorotan warga mengenai validitas data penerima.

BACA JUGA:  RDP dengan Dirjen Hubdat, Cen Sui Lan Desak Pengadaan Kapal Roro Mini untuk Lingga di 2024

Cen Sui Lan menanggapi hal itu dengan tegas, menekankan bahwa pemerintah daerah ikut bertanggung jawab memastikan program sosial berjalan secara adil.

“Pemerintah daerah bertanggung jawab membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang masuk dalam DTSEN Desil 1–4. Kami ingin memastikan penerima manfaat tepat sasaran dan benar-benar warga yang membutuhkan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar di tahun mendatang Pemkab Natuna dapat menambah dukungan bantuan sosial melalui APBD.

“Mudah-mudahan tahun depan pemerintah daerah dapat menambah bantuan tunai untuk masyarakat dari program APBD. Kita sama-sama berdoa agar ada perubahan,” kata Cen Sui Lan, disambut anggukan warga yang hadir.

167 Warga Midai Terima BLTS APBN

Di Pulau Midai, bantuan sosial bukan sekadar angka dalam laporan administrasi. Data Dinas Sosial mencatat, sebanyak 167 warga masuk sebagai penerima BLTS berdasarkan basis data DTSEN Desil 1–4, kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rentan.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan : Saya Tersentuh, Masyarakat Serasan Tetap Antusias Dengan Kampanye Kami

Kepala Dinas Sosial Pemkab Natuna, Puryanti, menjelaskan bahwa nilai BLTS yang disalurkan untuk triwulan Oktober–Desember adalah Rp900 ribu per penerima.

“Data penerima BLTS ini diverifikasi dan divalidasi langsung dari kelurahan dan desa. Penyaluran hari ini merupakan tahap untuk triwulan Oktober hingga Desember,” jelasnya.

TP2D Siapkan Evaluasi DTSEN

Koordinator Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Natuna, Hadi Candra, menegaskan bahwa evaluasi terhadap akurasi DTSEN sangat penting. Menurutnya, laporan lapangan menunjukkan masih ada warga yang layak namun belum masuk dalam data penerima bantuan.

“Kami TP2D sudah mulai menyiapkan laporan dan temuan di lapangan. Penerima program DTSEN ini mesti dievaluasi. Banyak data warga tercecer dan tidak tersentuh, padahal mereka layak menerima,” ujarnya.

Ia memastikan laporan evaluasi tersebut akan menjadi masukan bagi pemerintah daerah serta kementerian terkait, agar program bantuan sosial tepat sasaran di tahun berikutnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara
Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir
KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”
Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya
Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik
Kejari Natuna Kawal Eksekusi 15 Tahanan ke Batam-Tanjungpinang, Tempuh Jalur Laut 30 Jam
Natuna Resmi Kantongi IPSKA dari Kemendag, Cen Sui Lan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
KKP Setujui 9 Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna, Cen Sui Lan: Dongkrak Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:10 WIB

Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:21 WIB

KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”

Senin, 25 Mei 2026 - 14:06 WIB

Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya

Senin, 25 Mei 2026 - 05:50 WIB

Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik

Berita Terbaru