Batam Jadi Tuan Rumah Latihan Maritim ASEAN–AS, Belasan Kapal Perang Dikerahkan

- Admin

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Cincinnati-20 sandar di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (10/12). Foto: Dok. Kodaeral IV

Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Cincinnati-20 sandar di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (10/12). Foto: Dok. Kodaeral IV

INIKEPRI.COM – Sejumlah kapal perang dari negara-negara ASEAN dan Amerika Serikat mulai memadati wilayah perairan Batam, Kepulauan Riau, Rabu (10/12/2025).

Kehadiran armada tersebut menandai dimulainya Latihan Maritim ASEAN–Amerika Serikat 2025, sebuah latihan multinasional yang bertujuan memperkuat kerja sama keamanan maritim kawasan.

Pembukaan latihan digelar di Batam dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI, Letjen TNI Tri Budi Utomo, dan turut dihadiri Pangkoarmada I Laksda Haris Bima Bayuseto, serta delegasi dari negara peserta.

Baca Juga :  HUT Koopsau ke-70, Lanud Hang Nadim Gelar Upacara Secara Sederhana

Dalam sambutannya, Tri Budi menegaskan pentingnya Batam sebagai lokasi penyelenggaraan.

“Batam memiliki nilai strategis untuk pelaksanaan latihan multinasional seperti ini, sekaligus menjadi sarana memperkuat kerja sama dan kemampuan bekerja bersama antarangkatan laut,” ujarnya melalui keterangan Dispen Koarmada I.

Partisipasi Kapal Perang Negara ASEAN dan AS

Latihan tahun ini diikuti oleh tujuh angkatan laut negara ASEAN yang mengerahkan kapal perang, yakni:

  • Brunei Darussalam: KDB Darulaman
  • Malaysia: KD Lekir-26
  • Myanmar: Kyan Sit Thar (F-12)
  • Filipina: BRP Antonio Luna (FF-151)
  • Singapura: RSS Vigour-92
  • Vietnam: VPNS-09
  • Indonesia: KRI John Lie-358 dan helikopter Bell 4203 dari Puspenerbal
Baca Juga :  Pengurus IKROHIL Batam Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

Dari Amerika Serikat, USS Cincinnati-20 turut ambil bagian sebagai kapal utama dalam latihan ini.

Empat negara ASEAN lainnya: Kamboja, Laos, Thailand, dan Timor Leste, ikut berpartisipasi melalui augmented staff, yaitu pengiriman perwira dan personel pendukung tanpa kapal perang.

Latar Belakang dan Tujuan Latihan

Latihan ini merupakan kelanjutan dari ASEAN–US Maritime Exercise yang pertama kali digelar pada 2019. Program tersebut lahir di tengah dinamika keamanan Laut Cina Selatan dan meningkatnya aktivitas kapal asing di jalur perdagangan Asia Tenggara.

Baca Juga :  Satgasus Penanganan COVID-19 Sterilisasi Pelabuhan Batam Center

Kerja sama ini bertujuan untuk:

  • memperkuat interoperabilitas antarmiliter,
  • meningkatkan respons terhadap ancaman maritim,
  • memperluas berbagi informasi antarnegara,
  • serta menjaga stabilitas keamanan laut kawasan.

Latihan edisi 2025 kembali menegaskan komitmen strategis ASEAN dan Amerika Serikat dalam menjaga keamanan pelayaran dan memperkuat stabilitas maritim di Asia Tenggara.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB