INIKEPRI.COM — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bintan, H. Abu Sufyan, secara resmi membuka Musyawarah Daerah Gabungan (MUSDAGAB) VI Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah se-Kepulauan Riau, yang digelar di Aula Kantor Camat Toapaya, Sabtu (27/12/2025).
Pembukaan MUSDAGAB VI ini menjadi momentum penting bagi organisasi Hidayatullah di Kepulauan Riau untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan visi, serta merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan pembangunan umat dan bangsa ke depan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) Hidayatullah Kepri Ustadz Lukman, anggota DPRD Kabupaten Bintan Suprapto, Ketua MUI Bintan Ali Ahmadi, perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Toapaya, tokoh masyarakat setempat, serta para ketua DPD Hidayatullah se-Kepulauan Riau dan peserta MUSDAGAB.
MUSDAGAB VI mengangkat tema “Sinergi Anak Bangsa Menyongsong Indonesia Emas 2045”, yang mencerminkan komitmen Hidayatullah dalam mempersiapkan generasi unggul yang tidak hanya memiliki daya saing, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia.
Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Bintan H. Abu Sufyan menyampaikan apresiasi atas peran aktif Hidayatullah selama ini dalam pembangunan umat, khususnya melalui bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan.
“Hidayatullah telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun kualitas umat, baik melalui pendidikan, dakwah, maupun kegiatan sosial. Saya berharap MUSDAGAB ini dapat melahirkan program-program yang inovatif dan relevan, serta memperkuat sinergi antara Hidayatullah dan pemerintah daerah,” ujar Abu Sufyan.
Ia menambahkan, sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang religius, cerdas, dan sejahtera, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bintan.
Sementara itu, Ketua PW Hidayatullah Kepri, Ustadz Lukman, menegaskan bahwa Hidayatullah akan terus berkomitmen mengambil peran strategis dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, khususnya dalam pembinaan generasi muda.
“MUSDAGAB ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi forum strategis untuk merumuskan langkah nyata Hidayatullah dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkap Ustadz Lukman.
Ia mengajak seluruh peserta MUSDAGAB untuk mengikuti musyawarah dengan sungguh-sungguh, mengedepankan semangat ukhuwah, serta melahirkan program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi umat dan bangsa.
Melalui MUSDAGAB VI ini, DPD Hidayatullah se-Kepulauan Riau diharapkan mampu memperkuat soliditas internal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta melahirkan gagasan-gagasan strategis dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 yang berlandaskan nilai keislaman dan kebangsaan.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















