Tiga Kampung Nelayan di Batam Siap Beroperasi, Dilengkapi Cold Storage hingga Pabrik Es

- Publisher

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Nelayan Merah Putih Tanjung Banun Rempang yang telah rampung pembangunan di Batam. Foto: ANTARA/Diskan Batam

Kampung Nelayan Merah Putih Tanjung Banun Rempang yang telah rampung pembangunan di Batam. Foto: ANTARA/Diskan Batam

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perikanan (Diskan) menyatakan pembangunan fasilitas di tiga Kampung Nelayan Merah Putih telah rampung dan siap dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi perikanan sekaligus kesejahteraan nelayan.

Kepala Dinas Perikanan Batam, Yudi Admajianto, mengatakan pembangunan fisik di Kasu, Sekanak Raya, dan Tanjung Banun telah selesai 100 persen. Saat ini, pemerintah tinggal menunggu dukungan sarana pelengkap dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), termasuk penyambungan listrik dan distribusi peralatan operasional.

“Semuanya sudah rampung. Tinggal hal-hal lainnya seperti listrik, serta menunggu sarana dan prasarana dari KKP datang. Tapi pembangunan fisik sudah 100 persen selesai di ketiga lokasi,” ujarnya, dilansir dari ANTARA, Rabu (11/2/2026).

BACA JUGA:  Tiga Kampung Nelayan Modern di Batam, Amsakar: Momentum Sejarah untuk Warga Pesisir

Menurut Yudi, keberadaan fasilitas yang lebih modern dan terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tangkapan nelayan.

“Harapannya mudah-mudahan fasilitas yang ada bisa meningkatkan produksi perikanan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan,” katanya.

Di masing-masing kampung nelayan, koperasi Merah Putih kini tengah menjalani pelatihan serta pendampingan manajemen bisnis dari KKP sebagai persiapan pengelolaan kawasan secara mandiri dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Dinas Perikanan Serahkan 5.000 Bibit Ikan Kerapu Kepada Kelompok Pembudidaya

Setiap lokasi telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti pabrik es batu, cold storage, gerai alat tangkap, bengkel perbaikan, hingga sentra kuliner hasil laut. Fasilitas ini nantinya dikelola koperasi sebagai sumber pendapatan kolektif masyarakat nelayan.

Selain infrastruktur, KKP juga memberikan dukungan operasional berupa 10 unit mesin boat dan alat tangkap di setiap lokasi guna memperkuat aktivitas melaut.

“Setiap lokasi mendapat 10 mesin, boat, dan alat tangkap,” jelasnya.

Sebagai penguatan sektor budidaya, Diskan Batam turut menyalurkan bantuan bioflok sebanyak 16 unit di wilayah Tanjung Banun, Rempang, pada akhir 2025. Bantuan tersebut diberikan kepada tiga kelompok pembudidaya ikan, dengan panen perdana diperkirakan berlangsung pada April mendatang.

BACA JUGA:  Berlanjut! BP dan Pemko Batam Bagikan 23.832 Paket Sembako untuk Warga Nongsa

“Bioflok juga kami dukung untuk tiga kelompok pembudidaya ikan di Rempang. Dengan panen pertama diperkirakan April ini,” tambah Yudi.

Pemko Batam berharap kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya menjadi pusat aktivitas perikanan, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi pesisir yang lebih mandiri, modern, dan berdaya saing.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Gekrafs Kepri: Tuduhan EO “Sarang Korupsi” Harus Berbasis Data, Bukan Opini
Bikin Resah! “Rayap Besi” Kini Masuk Hinterland, Pagar Jembatan Pulau Mongkol Lenyap Tanpa Jejak dalam Semalam
Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum
Penutupan Sementara Jl. Gajah Mada, BP Batam Lakukan Perbaikan Jalan Vista
Satu Tahun Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia: PAD Meningkat, Ekonomi Batam Bangkit
Amsakar Pastikan Pelebaran Jembatan Bengkong, Solusi Atasi Macet
Polsek Batam Kota Klarifikasi Kasus Dugaan Penipuan Sertifikat, Tegaskan Proses Masih Berjalan
Menuju Kota Bersih, Batam Siapkan Skema Baru Pengelolaan Sampah Berbasis Zona

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 22:39 WIB

Gekrafs Kepri: Tuduhan EO “Sarang Korupsi” Harus Berbasis Data, Bukan Opini

Jumat, 3 April 2026 - 10:33 WIB

Bikin Resah! “Rayap Besi” Kini Masuk Hinterland, Pagar Jembatan Pulau Mongkol Lenyap Tanpa Jejak dalam Semalam

Jumat, 3 April 2026 - 07:42 WIB

Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum

Kamis, 2 April 2026 - 12:42 WIB

Satu Tahun Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia: PAD Meningkat, Ekonomi Batam Bangkit

Kamis, 2 April 2026 - 08:34 WIB

Amsakar Pastikan Pelebaran Jembatan Bengkong, Solusi Atasi Macet

Berita Terbaru