Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan 2026 Disertai Arab, Latin dan Artinya

- Publisher

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan, umat Islam dianjurkan mempersiapkan diri tidak hanya secara spiritual, tetapi juga secara fisik melalui bersuci. Salah satu amalan yang kerap dilakukan adalah mandi sebelum menjalankan ibadah puasa, baik sebagai kewajiban maupun bentuk penyambutan terhadap bulan penuh berkah.

Praktik ini bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki dasar syariat yang jelas, yakni memastikan seseorang telah terbebas dari hadas besar sebelum melaksanakan ibadah, termasuk shalat dan puasa.

Mandi Sebelum Ramadhan: Wajib atau Sunnah?

Dalam Islam, mandi menjelang Ramadhan terbagi menjadi dua jenis:

1. Mandi Wajib, dilakukan oleh mereka yang berada dalam kondisi hadas besar, seperti:

  • Setelah hubungan suami istri
  • Keluarnya air mani
  • Selesainya haid
  • Berakhirnya masa nifas

Jika kondisi tersebut terjadi sebelum fajar, maka mandi wajib harus dilakukan agar ibadah puasa sah secara syariat.

BACA JUGA:  Bugatti Dijual Rp 53 Miliar di Singapura, tapi Tak Bisa Dikendarai

2. Mandi Sunnah, dilakukan oleh siapa saja yang ingin menyambut Ramadhan dalam keadaan bersih dan suci secara lahiriah, meskipun tidak sedang berhadas besar. Mandi ini bersifat anjuran sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan mulia.

Sejumlah riwayat hadits menjelaskan bahwa Rasulullah SAW pernah memasuki waktu fajar dalam keadaan junub, kemudian mandi dan tetap melaksanakan puasa. Hal ini menunjukkan bahwa bersuci merupakan bagian penting dalam kesempurnaan ibadah.

Bacaan Niat Mandi Sunnah Menyambut Ramadhan

Arab:

نَوَيْتُ أَدَاءَ الْغُسْلِ الْمَسْنُونِ لِي فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailati min Ramadhâna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:

“Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Niat Mandi Wajib karena Hadas Besar

Arab:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْجَنَابَةِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

BACA JUGA:  Kebaya Bakal Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Latin:

Nawaitul ghusla liraf‘il hadatsil akbari minal janâbati fardhan lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:

“Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Niat dibaca dalam hati saat air pertama kali disiramkan ke tubuh.

Tata Cara Mandi Wajib yang Benar

Agar mandi wajib sah, pelaksanaannya tidak boleh asal. Berikut urutannya:

1. Membaca niat sebelum mandi.
2. Membasuh kedua tangan tiga kali.
3. Membersihkan area kemaluan dan bagian tubuh yang kotor.
4. Mencuci tangan kembali hingga bersih.
5. Berwudhu seperti hendak shalat.
6. Membasahi rambut hingga air merata ke kulit kepala.
7. Mengguyur kepala tiga kali.
8. Menyiram tubuh sebelah kanan, lalu kiri, masing-masing tiga kali.
9. Memastikan air mengenai seluruh lipatan tubuh.
10. Melanjutkan mandi hingga seluruh badan bersih.

Doa Setelah Mandi Wajib

BACA JUGA:  Niat dan Tata Cara Mandi Sebelum Puasa Ramadan

Arab:

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Latin:

Asyhadu an lâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîka lah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhû wa rasûluh. Allâhummaj‘alnî minat-tawwâbîn waj‘alnî minal-mutathahhirîn.

Artinya:

“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikan aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan menyucikan diri.”

Doa ini tidak wajib, namun dianjurkan sebagai penyempurna ibadah bersuci.

Makna Bersuci Menyambut Ramadhan

Bersuci sebelum Ramadhan bukan hanya membersihkan tubuh, tetapi juga menjadi simbol kesiapan hati memasuki bulan penuh ampunan. Dengan kondisi lahir dan batin yang bersih, umat Islam diharapkan dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan maksimal.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Soekarno Wafat di Usia 73 Tahun
Efek Polemik Batam? Penonton Ramai Tinggalkan Venue Sebelum Juicy Luicy Tampil di Sukabumi
Desil DTSEN 2026 Tak Sesuai? Begini Cara Ajukan Perubahan Lewat HP
MaxOne Batam Kembali Hadirkan “Jom Merarau”, Makan Siang All You Can Eat Rp99 Ribu
Gaji Tak Sesuai Harapan, Ini 10 Jurusan Kuliah yang Banyak Disesali Lulusan
iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur! Bawa Chip 2nm hingga Kamera 48 MP, Harganya Mulai Rp20 Jutaan
Rutin Konsumsi Madu Setiap Hari, Ini Manfaat dan Hal yang Perlu Diperhatikan
iPhone Duo Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Pertama Apple Dibanderol Rp35 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 09:02 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Soekarno Wafat di Usia 73 Tahun

Minggu, 20 September 2026 - 09:05 WIB

Efek Polemik Batam? Penonton Ramai Tinggalkan Venue Sebelum Juicy Luicy Tampil di Sukabumi

Kamis, 17 September 2026 - 10:49 WIB

Desil DTSEN 2026 Tak Sesuai? Begini Cara Ajukan Perubahan Lewat HP

Senin, 14 September 2026 - 09:41 WIB

MaxOne Batam Kembali Hadirkan “Jom Merarau”, Makan Siang All You Can Eat Rp99 Ribu

Minggu, 13 September 2026 - 08:38 WIB

Gaji Tak Sesuai Harapan, Ini 10 Jurusan Kuliah yang Banyak Disesali Lulusan

Berita Terbaru